news

Kesuksesan Desa BRILiaN di Lereng Gunung Merapi Sleman Kembangkan Pariwisata Alam dan Agrikultur

Minggu, 18 Mei 2025 | 15:43 WIB
Desa Hargobinangun menjadi salah satu Desa BRILiaN yang sukses kembangkan potensi (Dok. BRI)

Selain pariwisata, desa Hargobinangun juga akan mengembangkan sektor pendukung seperti pengelolaan sampah dan pertanian.

Untuk mendukung gerakan ekonomi secara kolektif, Amin melakukan klasterisasi UMKM.

Baca Juga: Kisah KWT Sri Mandiri, Klaster Usaha Binaan BRI, Pasarkan Ubi Jalar dari Kaki Gunung Ciremai hingga ke Mancanegara

Usaha Amin ini memberikan dampak langsung kepada warga salah satunya dari geliat pariwisata dan pertanian yang menghasilkan pendapatan asli kelurahan yang dapat disalurkan kembali untuk kepentingan bersama.

Tak berhenti di situ, BUMDesa Merapi Sejahtera juga berencana mengembangkan 3 unit usaha baru pada tahun 2025 ini yaitu Greenhouse Ketapang yang fokus pada ketahanan pangan, AgenBRILink hingga pengelolaan sampah.

“Yang pertama adalah pengolalaan sampah berbasis digital untuk menyelesaikan persoalan sampah dalam satu hari, sesuatu yang penting bagi desa wisata dengan ribuan pengunjung harian,” tutur Amin.

Baca Juga: Strategi BRI Jaga Kredit UMKM Tetap Sehat di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Risiko Geopolitik 

Selain itu pihaknya juga akan mulai menerapkan konsep smart village yang merupakan bagian dari modernisasi layanan dan tata kelola desa.

Semangat inovasi yang ditunjukkan warga Desa Hargobinangun tak luput dari perhatian PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Hal ini ditunjukkan dengan terpilihnya desa Hargobinangun sebagai 40 besar Desa BRILiaN pada tahun 2023.

Baca Juga: Lewat Sinergi Tiga Lembaga dan Digitalisasi, Holding Ultra Mikro BRI Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Pelosok Negeri

“Tahun 2022 kami masuk sebagai kandidat, lalu 2023 kami mewakili Sleman di tingkat nasional,” tutur Amin.

Ia pun mengungkapkan, sebagai bagian dari Desa BRILiaN, desa Hargobinangun mendapatkan banyak pendampingan mulai dari kelembagaan, manajemen hingga pengembangan fasilitas desa.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan, program Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang sudah dilakukan sejak 2020 lalu.

Hingga saat ini, program Desa BRILuan telah diikuti oleh 4.327 desa di seluruh Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini