Keduanya mengunggah kegiatan mereka sebagai 'pemburu hantu' melalui akun Instagram @gen_alfarizi.
Tak hanya aktif di Instagram dua kakak beradik ini juga memiliki kanal YouTube dengan nama yang sama.
Dalam deskripsi di kanal YouTube-nya dijelaskan jika dua kakak beradik yang menyebut diri mereka sebagai Spooky Detective Gen Alfarizi ini ingin menguak hal mistis dengan realistis.
Disebutkan juga jika konten yang dibuat berfokus pada mengedukasi masyarakat yang masih kental dengan hal-hal yang berbau mistis.
"Begitu banyaknya masyarakat yang mengambil keputusan atas dasar sesuatu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau karena keyakinan yang kuat terhadap hal mistis," tulis Gen Alfarizi dalam deskripsi di kanal YouTubenya.
Benar saja konten-konten yang diunggah di sosial media dua bocah inspiratif ini seakan tengah 'berburu hantu'.
Beberapa tempat yang mendapat label seram dan mistis pernah mereka datangi untuk 'uji nyali' dan mematahkan label mistis tersebut.
Sebut saja pada unggahan terbarunya, ketika berada di tengah pemakaman saat malam hari.
Keduanya tanpa rasa takut sedikitpun berada di area pemakaman di malam hari yang kerap dicap sebagai tempat yang angker.
Ada juga konten yang menunjukkan kedua anak kecil ini berdiri di depan patung penari gandrung di Banyuwangi.
Membuat konten di Wentira yang sering disebut Kota Ghaib yang paling mistis di Indonesia juga pernah dilakoni oleh Gen Alfarizi ini.
Dalam tangkap layar yang diunggah oleh Ferry Irwandi, konten-konten Gen Alfarizi rupanya terinspirasi dari Malaka Project yang didirikan oleh Ferry Irwandi.
Tak salah jika generasi muda seperti Gen Alfarizi ini begitu kritis menyoroti hal-hal mistis yang telah mengakar di masyarakat dan sulit untuk diubah.