Selanjutnya kata dia, prosentase serapan tercatat sebesar 103 persen. Capaian itu diklaim sebagai yang tertinggi sepanjang teropong sejarah Bulog Jember.
“Kami juga mencatat keterlibatan kelompok tani dan mitra penggilingan dalam proses penyerapan gabah dari petani. Edukasi kepada petani agar menjual hasil panen ke Bulog menjadi salah satu bagian dari strategi,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!