Curhatan Mee Flome seketika viral dan mendapat atensi dari publik figur dan influencer lainnya termasuk Dokter Detektif (doktif) hingga Uya Kuya yang siap membantu Mee Flome mengangani kasus ini.
5. Rating Google Anjlok: Reputasi Klinik Memburuk Akibat Dugaan Malpraktik
Sebelum kasus Meme Flome mencuat, Clinique Suisse dikenal sebagai klinik estetika yang punya reputasi baik.
Namun, pasca-viralnya kasus Mee Flome rating Google klinik ini merosot drastis menjadi 2,6 dari 5 bintang.
Banyak ulasan buruk di Google tampaknya dipicu oleh kasus Meme Flome, dengan netizen mempertanyakan kredibilitasnya Clinique Suisse.
Baca Juga: Sebut Rating Turun Setelah Kedatangan Doktif, Dewi Perssik Kena Sentil Soal Profesionalisme
Sebelum kontroversi, Clinique Suisse sempat dipromosikan sebagai salah satu klinik estetika terbaik di Jakarta yang berstandar Internarional menggunakan teknologi perawatan terdepan dari Swiss.
Namun, klaim "standar internasional" di Clinique Suisse kini mulai dipertanyakan publik. Apalagi korbannya tak hanya satu pasien saja.
Kasus-kasus malpraktik seperti yang dialami Santi Dewi dan Mee Flome menunjukkan adanya potensi kelalaian dalam prosedur medis, terutama terkait penggunaan anestesi dan penanganan darurat hingga berakibat fatal bagi pasien.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini