Selasa, 7 Juli 2026

Fakta Mengejutkan Clinique Suisse, Klinik Kecantikan Berstandar Internasional Pernah Digugat atas Dugaan Malpraktek, Korbannya Gak Cuma Mee Flome!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 1 Mei 2025 | 11:20 WIB
Momen penanganan tim medis Clinique Suisse yang ramai disorot dianggap tak profesional, ketika pasien mengalami kejang malah dianggap kesurupan (TikTok/memeflome)
Momen penanganan tim medis Clinique Suisse yang ramai disorot dianggap tak profesional, ketika pasien mengalami kejang malah dianggap kesurupan (TikTok/memeflome)

3. Pernah Digugat atas Dugaan Malpraktik

Belum lama ini, Clinique Suisse disorot karena dianggap tak profesional dalam mengangani pasien. Salah satunya yang menimpa seleb tiktok Mee Flome.

Melalui akun TikToknya, Mee Flome mengaku jadi korban malpraktik yang mendadak kejang-kejang saat menjalani operasi di klinik tersebut.

Mirisnya, tim medis dan nakes Clinique Suisse menganggap Mee Flome mengalami "kesurupan" hingga akhirnya koma selama 1 bulan.

Baca Juga: Heboh Murid SMPN 4 Jember Kesurupan Massal, Pakar Kesehatan Sebut Fenomena Ini Termasuk Gangguan Mental Bukan Hal Mistis, Begini Cara Mengatasinya

Kasus Meme Flome bukan satu-satunya tuduhan malpraktik yang terjadi di Clinique Suisse. Pada Oktober 2024 lalu, klinik ini dilaporkan dan digugat ke pengadilan atas dugaan malpraktik terhadap pasien bernama Santi Dewi.

Dalam postingan di akun Instagram @belle8013santi, Santi Dewi menyebutkan bahwa dirinya mengalami komplikasi serius setelah menjalani prosedur di Clinique Suisse.

Sempat dilayangkan somasi hingga gugatan ke pengadilan, tampaknya kasus ini tidak membuahkan hasil signifikan.

Tidak ada respons dan itikad baik dari Clinique Suisse untuk bertanggung jawab padahal sudah merugikan pasien, meski sudah ada pangilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca Juga: Berapa Biaya Operasi Plastik di Korea Selatan, Artis Ini Sebut Angka Fantastis untuk Prosedur Kecantikan, Capai Ratusan Juta Rupiah?

4. Dianggap Tak Profesional, Sebabkan Pasien Koma Akibat Kesalahan Anestesi

Pada Mei 2024, influencer bernama Meme Flome, menjalani prosedur operasi plastik di Clinique Suisse. Namun, apa yang seharusnya menjadi langkah untuk meningkatkan penampilan berubah menjadi mimpi buruk.

Meme mengalami kejang-kejang selama 12 jam akibat dugaan overdosis anestesi selama prosedur operasi plastik. Bukannya segera mendapatkan penanganan medis yang memadai, pihak klinik justru mengira Mee Flome "kesurupan".

Respons ini memicu kemarahan publik, nakes di klinik dianggap tak profesional setelah Meme mengungkap kronologi hingga perkembangan kondisinya di media sosial. Kondisi Meme memburuk, dan ia akhirnya koma selama hampir satu bulan.

Selama setahun pasca-kejadian, Meme menjalani pemulihan intensif karena mengalami kerusakan saraf akibat overdosis anestesi tersebut.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X