2. Hindari Memberikan Data Rahasia
BRI tidak pernah meminta informasi seperti PIN, OTP, atau password melalui SMS, telepon, atau email. Jika ada pihak yang mengaku dari BRI dan meminta data ini, itu adalah modus penipuan.
3. Gunakan Kanal Resmi
Pastikan semua transaksi hanya dilakukan melalui aplikasi BRImo atau website resmi BRI di www.bri.co.id. Jangan pernah mengakses layanan perbankan melalui tautan dari pesan yang tidak jelas sumbernya.
4. Aktifkan Notifikasi Keuangan
Agar bisa segera mengetahui jika ada transaksi mencurigakan, pastikan untuk mengaktifkan notifikasi SMS, BRImo, atau WhatsApp resmi BRI.
Baca Juga: Brand Value BRI Naik Pesat, Jadi Merek No.1 di Indonesia dan Peringkat 323 Dunia
5. Laporkan Jika Mendapat Pesan Mencurigakan
Jika menerima SMS yang terindikasi sebagai smishing, segera laporkan ke Contact BRI di 1500017 atau WhatsApp resmi Sabrina di 08121214017.
Tetap Waspada, Jangan Sampai Jadi Korban
Seiring dengan meningkatnya ancaman kejahatan digital, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah tergoda dengan pesan yang menawarkan hadiah atau meminta informasi perbankan.
Jika merasa telah menjadi korban smishing, segera ubah password BRImo dan PIN ATM untuk mengamankan akun.
BRI berkomitmen untuk terus menjaga keamanan sistem perbankan serta memberikan edukasi agar nasabah lebih memahami risiko kejahatan siber. Keamanan transaksi bukan hanya tanggung jawab bank, tetapi juga nasabah yang harus lebih cermat dalam menjaga data pribadi. Jangan sampai lengah, lindungi informasi perbankan Anda!***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini