“Namun, ada beberapa keluhan yang menyangkut anggaran APBD 2025, maka kita akan persiapkan dan diusulkan di Perubahan APBD 2025 nanti atau di APBD 2026 mendatang,” tegasnya.
Dalam sepekan kemudian, ada beberapa program yang harus ditindaklanjuti di antaranya anggaran pengadaan mobil dinas, yang dialihkan bagi masyarakat.
“Pengadaan mobil dinas, kami alihkan peruntukannya bagi saudara-saudara kita yang disabilitas dan pembangunan RTLH,” sambungnya.
“Lalu juga kami tengah memmbentuk tim pendataan untuk mempersiapkan pencairan honor guru ngaji, dan segera bisa dicairkan serta jadi penghasilan tambahan,” pungkasnya.
“Kami juga membentuk tim penyaluran beasiswa, kemudian persiapan pencairan THR bagi ASN serta menerbitkan anjuran bagi seluruh ASN di Jember untuk menggunakan produk lokal,” tambahnya.
"Kami juga akan membentuk tim penyaluran beasiswa, mencairkan THR ASN, serta menerbitkan anjuran kepada birokrat dan jajarannya. Dalam jam kerja, wajib memakai produk lokal," tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menambahkan langkah yang dilakukan Pemkab Jember ini sebagai hal yang positif dan terus memberikan dukungan.
“Pada prinsipnya ada perkembangan yang positif dan kami juga berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI