Selain itu, masyarakat tentu masih ingat dengan tragedi tsunami Banten pada 22 Desember 2018, yang merenggut nyawa 3 personel Seventeen, dan istri Ifan, Dylan Sahara.
Kisah kelam Seventeen saat itu lantas dijadikan sebuat film dokumenter yang tayang di bioskop pada 3 Desember 2020 berjudul Kemarin.
Ifan sendiri berperan sebagai narator dan membagikan kisah haru juga sedih perjalanan kariernya bersama band tersebut.
Di lain sisi, media sosial khususnya platform X gaduh soal penunjukan Ifan Seventeen sebagai Dirut PT PFN.
Banyak yang menilai, Ifan tak layak berada di posisi tersebut, lantaran tak memiliki latar belakang di dunia perfilman.
“Ifan Seventeen jadi ketua Produksi Film Negara tuh nyambungnya di mana kocaaaaaakkk @prabowo? Capek banget gw tiap hari doain lu yang engga engga,” tulis sutradara Aco Tenri di akun X-nya.
“Dari sekaliber Abduh Aziz ke Ifan Seventeen,” tulis akun @alexandermatxxx.
“Ifan Seventeen cuma modal pernah kebawa tsunami doang jadi direktur produksi film,” tulis akun @IfanFaralxxx.
“Saat mantan istri Ifan Seventeen meninggal karena tsunami, gue sempat merasa simpati padanya. Tapi begitu tahu dia bagian dari gerombolan Oke Gas Prabowo-Gibran, gue langsung mau muntah,” tulis akun @Swiftpolitipxxx.
“Anjirlah, si Ifan Seventeen yg jadi dirut PFN ini kirain pengalaman di perfilmannya banyak, ternyata ya begitu dah,” tulis akun @icccaxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI