“Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi,” katanya.
Lebih lanjut, kata SBY, Danantara harus memiliki tata kelola yang baik, keahlian dari para pengelola Danantara, dan penilaian ekonomi & bisnis yang tepat dan pruden, akuntabilitas dan transparansi, serta kepatuhan pada pranata hukum dan ada progres yang positif dari waktu ke waktu.
“Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, "politics free" dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat,” tandasnya.
Baca Juga: Resmikan Danantara, Prabowo Harapkan Investasi ke Industri yang Menciptakan Lapangan Kerja
Cuitan SBY ini lantas viral dan mendapat beragam komentar dari netizen.
“saya ga cemas pak, saya yakin dan percaya danantara memang tujuannya untuk dikorupsi rame2,” komentar netizen.
“Setuju dengan pendapat bapak, gimana kita tidak khawatir yang duduk di lembaga Danantara adalah orang orang yang sudah tidak diragukan lagi kegagalannya dalam mengelola sebuah badan usaha, ada @erickthohir yang sudah berpengalaman membangkrutkan BUMN, ada @jokowi finalis OCCRP,” kata netizen.
“Bapak menyatakan perlunya transparansi, tp nyatanya Danantara tidak bisa diaudit oleh KPK dan BPK. Bapak menyatakan perlunya kecakapan dan bebas kepentingan politik, tp nyatanya Danantara dikelola oleh orang titipan yg prestasinya adalah KORUPTOR,” ucap netizen.
“Kepercayaan yg sulit didapat ditengah maraknya korupsi dan koruptor yg ditangkap ! Apakah nantinya danantara bisa mengalahkan pertamina? Mungkin ! Kalau orang" yg bermasalah dengan korupsi ada disitu ,finalis occrp aja di beri semangat ! pesimis lah pak,” timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!