SketsaNusantara.id - Bupati Jember terpilih, Muhammad Fawait kaget usai mendapatkan kabar terkait keluhan ribuan tenaga non-ASN di wilayahnya.
Ribuan tenaga honorer yang lolos PPPK tahap 1 tersebut rupanya belum mendapatkan SK hingga saat ini.
Muhammad Fawait atau yang lebih akrab disapa Gus Fawait ini pun segera menghubungi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tengah kesibukannya mengikuti retret di Akmil Magelang.
“Di tengah kesibukan mengikuti retret Magelang, saya langsung meneelpon OPD terkait,” tegasnya saat diwawancara di Akmil Magelang pada Kamis malam, 27 Februari 2025.
Bupati Jember periode 2024-2029 ini juga menghimbau ODP terkait untuk bisa membuat draf SK sesuai ketentuan.
Selain keluhan tenaga honorer yang lolos PPPK belum menerima SK, Gus Fawait juga mendapatkan info terkait anggaran gaji pada APBD 2025 yang hanya cukup untuk 8 bulan.
Meski anggaran gaji pada APBD 2025 tidak cukup, namun Gus Fawait pun menegaskan, pemerintah harus mencari solusi atas masalah tersebut.
“Tak menyalahkan pemerintah sebelumnya, ke depan kita harus mencari solusi,” terangnya.
Kekurangan anggaran juga tidak menjadi halangan bagi Gus Fawait untuk mementingkan nasib ribuan tenaga honorer tersebut.
Baca Juga: Jelang Ramadhan 2025, Petugas Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam di Jember
“Hari ini kami akan menandatangi draf SK honorer yang lolos PPPK tahap pertama meski ada kekuarangan anggaran hingga Rp33-35 M, akan kami sediakan pada perubahan anggaran tahun 2025,” ungkapnya.