Kamis, 4 Juni 2026

Stunting di Jember Masih Tinggi, Cabup Gus Fawait Siapkan Program Bantuan Nakes dan Makanan untuk Ibu Hamil

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Oktober 2024 | 16:59 WIB
Cabup Jember Gus Fawait saat memberikan paparan. (Dok. SketsaNusantara.id)
Cabup Jember Gus Fawait saat memberikan paparan. (Dok. SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id - Persoalan stunting di Jember masih cukup tinggi dengan angka sebesar 29,7 persen, maka perlu penanganan serius yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Calon Bupati Jember nomor urut 2 Muhammad Fawait telah mempersiapkan terobosan, untuk pengentasan stunting di Jember.

"Sumber problem terjadinya stunting ini memang tidak bisa dipungkiri salah satunya soal kemiskinan, kemudian berdampak pada nikah muda," ujarnya saat dikonfirmasi di Posko Pemenangan, Kaliwates, Senin 28 Oktober 2024.

Baca Juga: Semangat Sumpah Pemuda, Gus Fawait Ajak Pemuda Jember Bangkit dan Mengajak Generasi Muda Membawa Perubahan Nyata

Dengan adanya nikah muda menurutnya, pasti akan kurang persiapan dalam menyiapkan pengetahuannya tentang kehamilan dan terjadilah stunting.

"Ini terjadi karena nikah muda, sehingga pengetahuan soal kehamilan ini sangat minim. Maka alur sebenarnya yang perlu diperhatikan untuk mengatasi stunting mulai dari sebelum pernikahan, saat kehamilan dan pasca melahirkan," imbuhnya.

Gus Fawait menilai, lambannya pengentasan stunting di Jember ini karena kurangnya keseriusan dari Pemerintah Daerah mulai dari kebijakan yang diambil.

Baca Juga: Ratusan Alumni Pondok Pesantren Dukung Gus Fawait-Djoko Susanto, Paslon No Urut 02 Tegaskan Komitmen Pada Santri

"Maka kami siapkan program nantinya jika menjabat, dengan mempersiapka tenaga medis untuk mendampingi ibu hamil dan dibantu dengan kader Posyandu," terangnya.

Jika hanya mengandalkan kader posyandu saja akan kurang maksimal, ia menerangkan kalau nantinya angka stunting tinggi yang disalahkan adalah kader posyandunya.

"Kita tidak ingin kader posyandu disalahkan kalau tingkat stunting di Jember tinggi, apalagi saat kami keliling ke bawah juga melihat bahwa kader posyandu ini iuran untuk makanan yang diberikan," ungkapnya.

Baca Juga: Cabup Jember Gus Fawait Pastikan Pelayanan Kesehatan Berbasis Sistem UHC: Pasien Bisa Berobat di Seluruh Indonesia

Kendati demikian, pihaknya tetap optimis dengan adanya kebijakan yang tepat dari pemerintah daerah akan bisa mengentaskan stunting di Jember.

"Nantinya kita akan siapkan support makanan tambahan untuk bayi, yang ini dicover oleh Pemerintah Daerah," tegasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X