SketsaNusantara.id — Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, menjadi panggung hangatnya sinergi dan toleransi lintas organisasi keagamaan di Indonesia.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jombang dipastikan turut ambil bagian secara aktif untuk menyukseskan hajatan akbar lima tahunan warga Nahdliyin tersebut.
Bentuk dukungan konkret dari Muhammadiyah diwujudkan melalui pengiriman personel pengamanan, pelayanan logistik konsumsi gratis, hingga penyediaan fasilitas medis yang ditempatkan di sekitar area luar zonasi utama muktamar.
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh mengungkapkan, sinergi antarorganisasi Islam ini menjadi potret indah persaudaraan sesama anak bangsa.
Baca Juga: Hadir ke Muktamar 35 NU di Jombang, Berikut Panduan Rute Transportasi Paling Efektif Bagi Muktamirin
Dari sektor keamanan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menyiagakan ratusan personel lapangan untuk mengawal kelancaran jalannya acara.
Jajaran personel Kokam diterjunkan untuk membantu Banser, Pagar Nusa, serta aparat TNI-Polri dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas dan kondusivitas di kawasan luar sekitar pesantren.
“Dan kemarin juga ada bantuan dari Kokam dari Muhammadiyah itu ada 100 sampai 200 personel. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan,” kata Gus Rozaq, sapaan akrabnya, kepada Tambakberas.id, Rabu 19 Agustus 2026.
Tidak hanya berkontribusi dalam aspek pengamanan wilayah, Muhammadiyah juga mendirikan posko kuliner bergerak untuk melayani ratusan ribu penggembira atau muhibbin yang memadati Kabupaten Jombang.
Pada posko kuliner tersebut, disiapkan sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 porsi kopi dan telur hangat yang dapat dinikmati secara gratis oleh para pengunjung.
“Selain Kokam, alhamdulillah, Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi dan kopi juga telur 10.000 porsi," ungkap Pengasuh Ribath Al Muhajirin 1 Bahrul Ulum ini.
Sementara pada sektor kesehatan, jajaran fasilitas kesehatan milik Muhammadiyah turut menyiagakan sejumlah armada ambulans beserta tenaga medis lapangan.
Tim medis Muhammadiyah disiagakan secara berdampingan dengan posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat untuk mengantisipasi kebutuhan darurat peserta muktamar.
Artikel Terkait
Jelang Muktamar ke-35 NU, Doa Bersama dan Tumpengan Menjadi Penanda Persiapan Lokasi Pembukaan
Khidmat, Warga NU-Muhammadiyah di Jombang Duduk Bareng Gelar Malam Tirakatan Peringati Kemerdekaan RI