Sebagai informasi, Anom terpilih menjadi Bupati Pemalang setelah mencalonkan diri pada Pilbup Pemalang 2024 yang diusung Partai Perindo, PSI, Partai Gelora, dan Partai Hanura.
Sebelum menjabat sebagai Bupati Pemalang, Anom pernah menjabat sebagai Direktur BUMN PT Wijaya Karya Reality hingga akhirnya terjun ke dunia politik.
Setelah 1,5 tahun menjabat, Anom Widiyantoro tertangkap OTT KPK beserta sejumlah pihak di lingkungan Pemkab Pemalang.
Penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang sebagai bagian dari rangkaian penyidikan.
Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Sesuai ketentuan, lembaga antirasuah memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring sebelum mengumumkan konstruksi perkara secara resmi kepada publik.
Kasus ini pun kembali memunculkan perhatian masyarakat, terlebih Bupati Pemalang periode sebelumnya, Mukti Agung Wibowo juga terjaring OTT KPK pada bulan Agustus 2022 hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus suap jual beli jabatan serta pengadaan barang dan jasa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
4 Tahun Berjuang, Warga Pemalang Ini Ingin Uangnya Rp900 Juta Kembali Usai Dijanjikan 2 Anaknya Lolos Bintara Polisi
Rekam Jejak Alamuddin Dimyati Rois, Anggota DPR RI yang Wafat Akibat Kecelakaan di Tol Pemalang, Dikenang Sebagai Kader Muda Terbaik PKB oleh Cak Imin
Profil dan Rekam Jejak Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung Ramai Disorot Usai Terjaring OTT KPK, Kekayaannya Tembus 20 M!
KPK Tangkap 11 Orang dalam OTT Baru, 5 ASN BPK Ikut Diamankan, Ada Dugaan Suap dari Pemkab Muara Enim
Kekayaan Fantastis Syah Afandin, LHKPN Bupati Langkat Disorot Usai Terjaring OTT KPK, Aset Tanah hingga Isi Garasinya Curi Perhatian