Selasa, 28 Juli 2026

Cuaca Dingin Ekstrim Selimuti Pulau Raijua, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 26 Juli 2026 | 23:55 WIB
Infografis mengenai prakiraan cuaca khusus di wilayah Kabupaten Sabu Raijua, NTT. (IG infobmkgsabu)
Infografis mengenai prakiraan cuaca khusus di wilayah Kabupaten Sabu Raijua, NTT. (IG infobmkgsabu)

Selain membawa hawa dingin, pergerakan udara dari Australia ini juga memberikan dampak langsung pada kondisi langit dan curah hujan. Karena bersifat dingin dan berat, massa udara ini menekan sirkulasi udara di wilayah Indonesia ke bawah, sebuah gerakan yang disebut dengan subsidence.

Tekanan ini secara efektif menghambat proses penguapan dan pembentukan awan. Akibatnya, wilayah yang terdampak tidak hanya merasakan udara yang dingin sepanjang hari, tetapi juga mengalami angin kencang yang kering dengan kondisi langit cerah tanpa awan hujan, yang menjadi ciri khas utama puncak musim kemarau di Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!


Halaman:

Editor: As'ad Choirudin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X