Sabtu, 4 Juli 2026

Jadi Trending Topic di Medsos, Wacana Pergantian Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda Justru Tuai Polemik, Warganet Ramai Pertanyakan Hal Ini

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:30 WIB
Potret Gedung Sate yang menjadi simbol identitas masyarakat Jawa Barat. (Instagram/uptd_ppsgbk_cileungsi)
Potret Gedung Sate yang menjadi simbol identitas masyarakat Jawa Barat. (Instagram/uptd_ppsgbk_cileungsi)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, jagat media sosial kembali diramaikan oleh perbincangan hangat mengenai wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda.

Wacana ini mendapat sorotan tajam setelah seluruh fraksi di DPRD Jawa Barat (Jabar) dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk membawa usulan ini ke tahapan legislasi berikutnya.

Di satu sisi, usulan ini membawa semangat baru untuk mengembalikan identitas budaya. Namun di sisi lain, wacana ini memicu polemik dan perdebatan hingga jadi trending topic di X (dulu Twitter) dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Pelabuhan Sunda Kelapa: Cikal Bakal Jakarta Sebelum Bernama Batavia, Simpan Jejak Sejarah Maritim Nusantara

"Ada wacana bahwa Provinsi Jawa Barat akan diubah namanya menjadi Tatar Sunda. DPRD Jabar juga sudah kasih lampu hijau untuk dikaji, dan semua partai setuju," tulis akun X @abdulmuzaffar10 dikutip SketsaNusantara.id dari utas yang diunggah pada hari Jumat, 3 Juli 2026.

"Kalau ini terjadi, semua daerah juga akan melakukan hal serupa, seperti dulu juga pernah ada yang usulin Sumatera Barat ganti nama jadi Sriwijaya yang malah bersifat kedaerahan," imbuhnya.

"Apapun itu, selama ini yang paling dibutuhkan daerah-daerah adalah keadilan fiskal dan perbaikan kinerja pemerintah daerah serta pemerataan pelayanan ke daerah-daerah pelosok, gak penting juga ada pergantian nama kalo masyarakatnya belum sejahtera," tandasnya.

Tak sedikit yang mempertanyakan urgensi mengganti nama daerah dan juga akan berdampak pada hal lain seperti perubahan administrasi data kependudukan yang ikut mempengaruhi penggunaan anggaran (APBD).

Baca Juga: Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Ini Bedanya dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat

"Karena mementingkan ego segelintir orang yang katanya wakil rakyat, warga Jawa Barat kalo beneran nama daerahnya diganti, maka harus urus administrasi merubah KTP, KK, dan segala bentuk dokumen lainnya yang sebelumnya tertulis Jawa Barat menjadi Tatar Sunda," komentar akun X @pak_erte92.

"Dari dulu penamaan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur supaya tidak mengikuti penamaan wilayah yang menonjolkan identitas salah satu suku saja, sehingga tidak terpecah belah. Kalau diganti maka tidak sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika," imbuh akun @nwstown22.

Sebagai informasi, wacana perubahan nama ini sebenarnya sudah pernah disuarakan dan dikaji pada tahun 2013, 2015, dan 2020, namun selalu terhenti di tengah jalan.

Baca Juga: 6 Tradisi Malam 1 Suro Masyarakat Jawa: Ada Pawai Obor hingga Kirab Kebo Bule Keraton Surakarta, di Tatar Sunda Lakukan Ini

Perkembangan terbaru ini mencuat kembali setelah digelarnya audiensi antara Komisi I DPRD Jawa Barat dengan sejumlah tokoh akademisi, budayawan, dan sejarawan Sunda di Bandung.

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X