Sabtu, 20 Juni 2026

Kebaikan Berbuah Manis, Nenek Jukir di Brebres Akhirnya Dapat Hadiah Umrah Usai Berhasil Gagalkan Aksi Perampokan Rp3,6 Miliar, Begini Kronologinya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:46 WIB
Potret Nenek Kusmiyanti yang mendapat hadiah umroh setelah berhasil menggagalkan aksi pencurian uang Rp3,6 miliar di Brebes, Jawa Tengah (Instagram/feedgramindo)
Potret Nenek Kusmiyanti yang mendapat hadiah umroh setelah berhasil menggagalkan aksi pencurian uang Rp3,6 miliar di Brebes, Jawa Tengah (Instagram/feedgramindo)

Sikap tulus nenek itu kemudian membuat banyak warganet tersentuh. Kisahnya viral dan sempat jadi perbincangan hangat warganet di media sosial.

Banyak yang memuji keberanian serta kejujurannya, meski tak sedikit pula yang menilai penghargaan yang diterima Kusmiyanti saat itu belum sebanding dengan jasa besar yang telah ia lakukan.

Beberapa hari setelah kisahnya viral, kejutan tak terduga akhirnya datang menghampiri Kusmiyanti. Kliwon Alwawan, pemilik uang yang nyaris menjadi korban pencurian mendatangi langsung kediaman Kusmiyanti pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Di hadapan keluarga dan warga sekitar, Kliwon menyampaikan hadiah istimewa untuk perempuan yang telah menyelamatkan uang miliaran rupiah miliknya.

"Saya ingin mengajak Ibu melihat Baitullah. Kita berangkat umrah, Bu," ucap Kliwon saat mengunjungi rumah nenek Kusmiyanti bersama sang istri.

Mendengar tawaran tersebut, suasana seketika berubah haru. Kusmiyanti yang sejak awal mendengarkan dengan tenang tak mampu lagi menahan air mata. Tangisnya pecah, rasa syukur dan bahagia begitu jelas terlihat dari wajahnya.

Kusmiyanti tidak pernah menyangka bahwa keberanian dan ketulusannya menolong orang lain akan membawanya mendapat kesempatan mengunjungi Tanah Suci.

Baca Juga: Viral Aksi Pencurian di Salah Satu Minimarket di Jember, Modus 4 Terduga Pelaku, Pura-pura Jadi Pembeli

Hadiah umrah itu terasa semakin istimewa mengingat perjalanan hidup Kusmiyanti yang penuh perjuangan.

Selama lebih dari 30 tahun, ia bekerja sebagai juru parkir untuk menghidupi keluarganya. Setelah sang suami meninggal dunia, Kusmiyanti harus melanjutkan perjuangan seorang diri.

Selain menjaga parkir, ia juga berjualan minuman demi menambah penghasilan. Semua itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, termasuk merawat anaknya yang berkebutuhan khusus.

Warganet pun menilai hadiah umrah yang diterimanya bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga balasan manis atas ketulusan dan kerja keras yang selama ini ia jalani.

"Kalo Allah sudah berkehendak rezeki itu datang dari yang tidak terduga. Barokallah, terharu sekali mendengar Nenek yang akhirnya dapat hadiah umrah, ikut senang melihatnya," komentar salah satu warganet.

Kisah Kusmiyanti menjadi pengingat bahwa kebaikan yang dilakukan dengan tulus mungkin tidak selalu langsung mendapat balasan. Namun pada waktu yang tepat, kebaikan itu bisa kembali dalam bentuk yang jauh lebih indah dari yang pernah dibayangkan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @feedgramindo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X