2. Jayakarta (1527)
Nama Sunda Kelapa berubah menjadi Jayakarta pada 22 Juni 1527 setelah pasukan Kesultanan Demak dan Cirebon yang dipimpin Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari wilayah pelabuhan tersebut.
Dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, kata Jayakarta berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti kemenangan yang sempurna atau kemenangan yang diraih.
Karena peristiwa tersebut, tanggal 22 Juni kemudian ditetapkan sebagai hari lahir Kota Jakarta.
3. Batavia (1619)
Pada tahun 1619, VOC di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen merebut dan menghancurkan Jayakarta.
Pemerintah kolonial Belanda kemudian mengganti nama wilayah tersebut menjadi Batavia.
Nama Batavia sendiri diambil dari Batavieren atau suku Batavi yang dianggap sebagai leluhur bangsa Belanda.
Penggantian nama ini menjadi simbol dimulainya kekuasaan kolonial Belanda di kawasan tersebut.
4. Djakarta Tokubetsu Shi (1942)
Ketika Jepang menduduki Hindia Belanda pada 1942, nama Batavia kembali diubah menjadi Djakarta Tokubetsu Shi.
Dalam bahasa Jepang, Tokubetsu Shi berarti kota istimewa atau kota khusus.
Perubahan nama tersebut dilakukan sebagai bagian dari penghapusan simbol-simbol kolonial Belanda selama masa pendudukan Jepang.
Artikel Terkait
Inilah Sejarah Larangan Menyembelih Sapi di Kudus saat Idul Adha, Ternyata Bagian dari Warisan Dakwah Bijak Sunan Kudus
Mengapa Hari Jadi Kota Surabaya Diperingati 31 Mei? Ini Sejarah dan Asal-usul Kota Pahlawan yang Kini Berusia 733 Tahun
Mengapa Hari Pasar Modal Indonesia Diperingati Setiap 3 Juni? Ternyata Ada Jejak Sejarah Panjang Sejak 1912
Apa Itu Hari Dermaga Nasional? Ternyata Ada Sejarah Penting di Balik Peringatan 17 Juni yang Berkaitan dengan Ekonomi Indonesia
Kapan HUT Kota Bogor? Sejarah Lahirnya Kota Hujan yang Genap Berusia 544 Tahun, Salah Satu Daerah Tertua di Indonesia
Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang Diperingati Tanggal 5 Juni, Berawal dari Konferensi PBB di Swedia