Selain memetakan daerah yang dinilai rawan, rapat tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah, pekerja, dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Nah, sehingga kita harapkan kerja sama yang baik antara para pihak,” ucap Dasco.
Dalam kesempatan yang sama, Dasco juga menyoroti peran Desk Ketenagakerjaan Polri. Menurutnya, program tersebut telah membantu menangani sejumlah persoalan yang muncul akibat PHK di beberapa daerah.
Ia menyebut Desk Ketenagakerjaan Polri turut berkontribusi dalam proses relokasi bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja. Upaya tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan.
Dasco mengapresiasi langkah yang telah dilakukan dan berharap cakupan program serupa dapat diperluas. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki Desk Ketenagakerjaan Polri dapat menjadi salah satu referensi dalam penguatan program Satgas Mitigasi PHK.
Ke depan, koordinasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan berbagai lembaga terkait diharapkan dapat berjalan lebih intensif. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak PHK sekaligus menjaga kesejahteraan pekerja yang terdampak.
Rencana rapat Satgas Mitigasi PHK pekan depan pun menjadi salah satu agenda yang ditunggu berbagai pihak. Hasil pembahasan nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang akan ditempuh dalam menghadapi potensi PHK di sejumlah wilayah Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
97 WNI Telah Dievakuasi dari Iran, Sufmi Dasco Pastikan Pemerintah Terus Pantau dan Lindungi WNI di Zona Konflik
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Adakan Rapat Konsultasi untuk Mengatasi Polemik Royalti: Jangan Takut Menyanyi dan Memutar Lagu
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Terima Bintang Republik Indonesia Utama di Tengah Gejolak Demo Rakyat
4 Fakta di Balik Anggaran Reses DPR yang Naik, Sufmi Dasco Siapkan Aplikasi Pemantau hingga Pernyataan Pengamat
Polemik Impor 105 Ribu Mobil India Untuk Koperasi Merah Putih Dasco Minta Tunda, Kadin Desak Pembatalan Total, Ini Alasannya