Selain itu, pasang alarm pada ponsel selama 15 hingga 20 menit agar tidak tertidur terlalu lama dalam mobil dengan sesekali buka kendaraan untuk mendapatkan sirkulasi udara segar dari luar.
Hindari pula beristirahat di dalam mobil yang terparkir di garasi tertutup atau area yang minim sirkulasi udara karena risiko penumpukan gas buang bisa meningkat.
Tragedi yang terjadi di Medan menjadi pengingat bahwa keselamatan saat berkendara tidak hanya berkaitan dengan kondisi jalan, tetapi juga kebiasaan saat beristirahat.
Memahami risiko dan menerapkan langkah pencegahan sederhana dapat membantu mengurangi potensi terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Api Merambat Mulai dari Ruang Humas, Terkuak Dugaan Biang Kerok di Balik Tragedi Kebakaran Gedung ATR BPN, Dokumen Penting Auto Hangus?
Tragedi Penjaringan, 5 Orang Tewas Terjebak Kebakaran akibat Korsleting Pengisian Daya Mobil Listrik
Tragedi Pelajar MTs di Tual Maluku Ramai Disorot, Benarkah Meninggal akibat Kecelakaan di Bulan Ramadhan Termasuk Mati Syahid dan Dijamin Masuk Surga?
Lansia di Ledokombo Jember Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebocoran Selang Regulator
Ramai Beredar Kabar Mobil dengan Mesin Lebih dari 1400 cc Dilarang Isi BBM Pertalite Bersubsidi di SPBU Mulai 1 Juni 2026, Begini Tanggapan Pertamina
Tragedi WNI di Jepang, Perempuan 21 Tahun Tewas Ditusuk Sesama Warga Indonesia, Pengakuan Terduga Pelaku Mengejutkan Polisi