Selain membahas kebijakan ekonomi, perhatian publik juga tertuju pada isu pergantian pejabat yang sempat ramai diperbincangkan. Rumor tersebut muncul setelah nilai tukar rupiah mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.
Menanggapi isu tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penegasan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana melakukan pergantian terhadap Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia.
Prasetyo menyebut isu yang beredar tidak memiliki dasar dan telah beberapa kali dibantah pemerintah. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi.
Menurut Prasetyo, pertemuan yang berlangsung di DPR merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi dan kerja sama antarlembaga. Kehadirannya dalam agenda tersebut juga mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang sedang berada di luar negeri.
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang intens antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi diperlukan agar kebijakan fiskal dan moneter tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan adanya penegasan tersebut, pemerintah memastikan bahwa Perry Warjiyo dan Purbaya Yudhisadewa tetap menjalankan tugas pada posisi masing-masing. Sementara itu, hasil pertemuan menitikberatkan pada penguatan sinergi kebijakan ekonomi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perekonomian nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Curhatan Suaminya: Ternyata Jadi Menteri Itu Capek
Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Ucapan Prabowo Subianto Soal Dolar Hanya Untuk Menghibur Rakyat: Nggak Apa-Apa Ngomong Gitu...
Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Ekonomi Indonesia Mirip Krisis 1998: Sekarang Belum Resesi
Beda dengan Presiden, Purbaya Beli 2 Sapi Simmetal Pakai Uang Pribadi untuk Disembelih di Hari Raya Idul Adha 2026, Kualitas Hewan Kurban Jadi Sorotan
Reaksi Tak Terduga Purbaya, Menkeu RI Akui Tak Tahu Presiden Pakai Dana APBN untuk Beli Hewan Qurban, Publik Soroti Buruknya Komunikasi Pemerintah