Minggu, 7 Juni 2026

Dasco Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI Perry Warjiyo, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Pergantian Jabatan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:30 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco gelar pertemuan untuk pemangku otorita ekonomi untuk membahas fiskal dan moneter.  (Instagram/sufmi_dasco)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco gelar pertemuan untuk pemangku otorita ekonomi untuk membahas fiskal dan moneter. (Instagram/sufmi_dasco)

SketsaNusantara.id - Isu mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhisadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo kembali menjadi perhatian publik.

Di tengah beredarnya berbagai spekulasi, sejumlah pejabat tinggi negara menggelar pertemuan khusus di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Sabtu 6 Juni 2026.

Pertemuan tersebut mempertemukan otoritas fiskal dan moneter dengan pimpinan DPR serta perwakilan pemerintah. Agenda itu berlangsung saat perhatian publik tertuju pada kondisi ekonomi nasional dan pergerakan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Dikabarkan Mundur dari Jabatan, Menkeu: 'Malah Maju'

Selain membahas koordinasi kebijakan ekonomi, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk menjawab rumor yang berkembang mengenai posisi Menkeu dan Gubernur Bank Indonesia.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hadir dalam pertemuan bersama Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhisadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta pimpinan Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal.

Dalam keterangannya kepada media, Dasco menjelaskan bahwa agenda tersebut difokuskan pada evaluasi kondisi ekonomi dan penguatan koordinasi antarotoritas ekonomi nasional.

Baca Juga: Rekam Jejak Chatib Basri, Ekonom Senior yang Pernah Jadi Menkeu Era SBY Mendadak Ramai Disorot Usai Beredar Rumor Reshuffle Kabinet Gantikan Purbaya

“Pertemuan untuk evaluasi mengenai perkembangan ekonomi, sekaligus koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini,” ucap Dasco dalam konferensi pers pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut Dasco, pembahasan juga mencakup upaya memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dan bank sentral. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat kepercayaan pasar.

Dalam kesempatan yang sama, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras. Menurutnya, kedua instrumen tersebut perlu saling mendukung agar tujuan ekonomi nasional dapat tercapai secara lebih efektif.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhisadewa menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Bank Indonesia. Ia menilai sinkronisasi kebijakan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Kalau kebijakannya sudah menyatu, seperti sinergi penuh, harusnya mengembalikan kepercayaan pasar ke nilai tukar rupiah ke rupiah,” ucap Purbaya dalam konferensi pers.

Purbaya juga menyampaikan bahwa koordinasi yang lebih kuat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi rupiah. Menurutnya, kebijakan yang terintegrasi berpotensi memperkuat kepercayaan pelaku pasar terhadap perekonomian nasional.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X