Pengunjung pada tanggal 31 Mei 2026 hanya bisa mengakses di area taman (Zona 2) Borobudur.
Pengunjung juga dilarang naik ke struktur utama candi, dan hanya bisa mengakses taman atau pelataran.
Pihak pengelolan Taman Wisata Candi Borobudur mengatakan, pembatasan akses ke struktur candi merupakan salah satu upaya menjaga kesucian situs yang akan digunakan.
Setelah pukul 14.00 WIB, akses masuk ke Candi Borobudur dikhususkan bagi peserta kegiatan Perayaan Waisak di Borobudur.
Meski menggelar penyesuaian waktu, bagi pengunjung yang ingin menyaksikan maupun ikut serta dalam rangkaian acara puncak Hari Raya Waisak di Borobudur, pihak pengelola membuka tiket khusus untuk menerbangkan maupun menonton pelepasan lampion.
Tiket menerbangkan atau menonton pelepasan lampion bisa dibeli secara daring melalui laman resmi ticket.injourneydestinations.id.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, dimulai dari Rp65.000 hingga Rp1.3250.000.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Candi Berusia 1000 Tahun di Jawa Timur Ini Punya Kolam Unik yang Konon Jadi Tempat Meditasi Raja Airlangga hingga pernah 'Menghilang'!
Candi di Tulungagung Ini Konon Berkaitan dengan Masa Suram Majapahit, Lokasinya Ada di Puncak Bukit Setinggi 360 MDPL
Liburan ke Candi Borobudur di Magelang? Ingat, Dilarang Injak Stupa Ya! Ini 2 Alasannya Menurut Balai Konservasi
Mitos Kunto Bimo Candi Borobudur, Sempat Bikin Pengunjung Rebutan Pegang Arca dalam Stupa hingga Dilarang Balai Konservasi
Wisata Sejarah di Malang Jawa Timur, Inilah Pesona Candi Singosari dan Kisah Legendanya yang Memikat
2 Penemuan Unik dari Candi Peninggalan Majapahit di Pasuruan, Simbol Sakral Warisan Kerajaan Kuno yang Tersembunyi
Candi Peninggalan Zaman Majapahit Ditemukan di Jember! Napak Tilas Lokasi Persinggahan Prabu Hayam Wuruk
Fakta Menarik Candi Ganjuran Yogyakarta, Perpaduan Budaya Jawa dan Katolik dengan Keajaiban Tirta Perwitasari