Dalam rilis itu, AJI juga menegaskan bahwa penahanan wartawan di Gaza bukan peristiwa tunggal. Committee to Protect Journalists sebelumnya mencatat ratusan jurnalis tewas di Gaza sejak konflik besar pecah pada Oktober 2023. Penangkapan terhadap jurnalis Indonesia disebut bagian dari pola pembungkaman informasi independen dari wilayah konflik.
“Jurnalisme bukan kejahatan. Meliput misi kemanusiaan bukan kejahatan. Menjadi saksi penderitaan rakyat Gaza bukan kejahatan,” tulis AJI menutup pernyataan tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Cerita Chiki Fawzi Soal Perjuangannya dalam Global Sumud Flotilla ke Gaza, Ungkap Situasi Ngeri Hingga Banyak Tekanan
Chiki Fawzi Spill Reaksi Ikang Fawzi Saat Momen Izinnya Berlayar ke Gaza, Putri Marissa Haque: Ayah Bilang...
Alhamdulillah! Kesepakatan Gencatan Senjata Tercapai, Israel Hentikan Serangan Genosida di Gaza, Muhammad Husein: Kemenangan bagi Seluruh Umat Manusia
Donald Trump Puji Prabowo di KTT Perdamaian Gaza, Sebut Sosok Luar Biasa dari Indonesia
Terungkap, Siapa ‘Eric’ yang Diminta Prabowo Temui Donald Trump saat Mic Bocor di KTT Gaza
Jadi Sorotan Media Asing, MUI Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Kirim Tentara Indonesia ke Gaza, Ini Alasannya