Usai sidang tuntutan, Nadiem menyampaikan kekecewaannya kepada wartawan.
Ia menilai tuntutan yang diterimanya terlalu besar dibanding sejumlah perkara pidana lain.
“Hari ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya,” kata Nadiem kepada wartawan, Rabu 13 Mei 2026.
Nadiem juga menegaskan dirinya tidak melakukan korupsi dalam proses pengadaan tersebut. Ia menyebut seluruh proses administrasi sudah dijalankan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, ia mempertanyakan besarnya tuntutan uang pengganti yang menurutnya berasal dari kekayaan sah hasil saham perusahaan teknologi yang pernah didirikannya.
Meski menghadapi tuntutan berat, Nadiem menegaskan dirinya tidak menyesal pernah bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menyebut kesempatan membantu dunia pendidikan menjadi pengalaman penting dalam hidupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tanggapan Mahfud MD Soal Keterlibatan Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook Meski Tak Ambil Untung: Dia Tidak...
KPK Tegaskan Penyelidikan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek Tetap Jalan Meski Nadiem Makarim Ditahan Kejagung Kasus Lain
Nadiem Makarim Tersangka Korupsi Laptop Rp1,98 Triliun, Air Mata Sang Ibu Jadi Sorotan Publik
Langkah Hukum Nadiem Makarim Gagal, Hakim PN Jaksel Nyatakan Penetapan Tersangka oleh Kejagung Sah
Tak Lagi Tangani Kasus Korupsi Chromebook, Postingan Hotman Paris Tentang 2 Tipe Klien Disorot Netizen: Ini Nyenggol Nadiem?