SketsaNusantara.id - Kecelakaan yang melibatkan sejumlah mobil di jalur wisata Bromo via Probolinggo menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kabar tersebut mencuat usai beredar video yang memperlihatkan Hiace rombongan WNA Singapura hilang kendali hingga memicu tabrakan beruntun.
Kecelakaan ini terjadi pada Sabtu siang, 9 Mei 2026 di jalur wisata Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Dalam insiden ini, sejumlah mobil mengalami kerusakan cukup parah, salah satunya terguling dan menabrak tiang listrik.
Sebanyak 8 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sebagian besar merupakan wisatawan asal Singapura yang baru turun dari objek wisata Gunung Bromo.
Polres Probolinggo pun segera menangani kasus tersebut melalui Unit Gakkum Satlantas.
Dan berikut ini deretan fakta terkait kecelakaan di jalur wisata Bromo tersebut.
1 .Kronologi
Berdasarkan penuturan Yopi, pemandu wisata sekaligus saksi mata dalam kecelakaan terebut, insiden ini bermula sejak 300 meter sebelum lokasi tabrakan.
Kepada awak media, Yopi mengatakan tanda-tanda gangguan pada fungsi rem sudah mulai terasa.
“Remnya blong dari sekitar 300 meter,” ujarnya saat ditemui di Puskesmas Sukapura.
Artikel Terkait
Mengungkap Isi Film 'Pesta Babi', Dokumenter yang Mengungkap Fakta Memilukan tentang Papua, Larangan Penayangan di Sejumlah Kampus Jadi Sorotan
UIN KHAS Jember Ikuti Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN di Yogyakarta, Perkuat Transparansi Digital Kampus
Tim DVI Polda Sumsel Temukan Satu Body Part Diduga Balita dalam Satu Kantong Mayat, Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang
Kondisi Terkini 2 Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Stabil hingga Bisa Berkomunikasi Usai Jalani Operasi
PMI Jember Tambah 33 Relawan KSR untuk Bantu Penanggulangan Bencana dan Pelayanan Sosial Kemanusiaan