Sabtu, 4 Juli 2026

Hoaks Bansos Beredar Luas di Medsos, Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Pemotongan atau Pengalihan Anggaran

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 26 April 2026 | 19:30 WIB
Gus Ipul. (Instagram.com/@gusipul_id)
Gus Ipul. (Instagram.com/@gusipul_id)

SketsaNusantara.id - Arus informasi tentang bantuan sosial kembali memicu kebingungan publik.

Dalam beberapa hari terakhir, berbagai narasi yang beredar di media sosial menyebutkan adanya pemotongan hingga pengalihan anggaran bansos ke program lain.

Isu tersebut cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Warga Langkat Demo Bansos Belum Merata, Gerbang Kantor Bupati Roboh, Afandin Siap Temui Menteri Sosial

Pemerintah memastikan kabar tersebut tidak benar. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan sosial tetap berjalan sesuai ketentuan.

Tidak ada perubahan terkait jumlah penerima maupun besaran bantuan yang diterima masyarakat.

Ia menyebut, maraknya informasi keliru menjadi perhatian serius. Terutama karena banyak masyarakat yang belum memverifikasi sumber informasi yang diterima. Situasi ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Kabar Gembira! Mensos Saifullah Yusuf Pastikan Bansos Triwulan II 2026 Untuk 18 Juta KPH Segera Cair, Cek Jadwalnya

“Banyak berita hoax di medsos. Menyesatkan masyarakat. Bisa masuk katagori penipuan. Kemensos akan terus menyisirir dan meluruskan kabar tak bertanggung jawab tersebut. Salah satunya meneruskan ke aparat penegak hukum,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Minggu 26 April 2026.

Informasi yang beredar mencakup berbagai klaim yang tidak sesuai fakta. Mulai dari isu pemotongan bantuan sosial, pengalihan anggaran ke program lain, hingga tawaran bantuan melalui jalur tidak resmi. Seluruh narasi tersebut dipastikan tidak memiliki dasar.

Pemerintah menegaskan bahwa bantuan sosial tetap disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria. Penyaluran dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Tidak ada pengurangan jumlah penerima maupun nilai bantuan.

“Yang benar, bansos tidak akan dikurangi. Baik jumlah penerimanya maupun nominal yang harus diterima oleh masyarakat. Tidak ada pengalihan anggaran bansos untuk program lain,” ujar Gus Ipul.

Selain itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan Kementerian Sosial. Banyak pihak tidak resmi yang mencoba menawarkan bantuan dengan syarat tertentu. Pola ini dinilai berpotensi merugikan masyarakat.

Gus Ipul mengingatkan agar setiap informasi yang diterima selalu diverifikasi. Terutama jika berkaitan dengan permintaan data pribadi atau transaksi keuangan. Ia menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X