SketsaNusantara.id - Massa yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Samarinda, Kalimatan Timur pada Selasa, 21 April 2026.
Aksi demonstrasi ini berpusat di dua titik yakni Gedung DPRD Kalimantan Timur dan kantor Gubernur Rudy Mas’ud.
Dalam aksi ini, massa membawa sejumlah tuntutan, salah satunya mendesak Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud untuk mundur dari jabatannya.
Sayangnya, meski massa bertahan di depan kantor Gubernur Kaltim hingga petang, namun Rudy Mas’ud tidak terlihat muncul untuk menemui dan mendengarkan aspirasi rakyat tersebut.
Hal ini membuat aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Kaltim berujung ricuh.
Dan berikut ini hal-hal yang perlu diketahui terkait demonstrasi 21 April 2026 di Kalimantan Timur.
1. Kantor Gubernur Dipasang Kawat Berduri
Jelang aksi demonstrasi 21 April 2026, sejumlah titik di kantor Gubernur Kaltim mulai dipasangi kawat berduri.
Hal tersebut terungkap usai beredar video yang memperlihatkan sejumlah pekerja las memasang kawat berduri di pagar kantor Gubernur Kaltim.
“Jelang aksi 21 April, ada yang ketakutan sampai kantornya dipasangi kawat berduri,” cuit akun X @Naandaa27.
2. Jumlah Aksi Massa
Artikel Terkait
Bukan KA Sangkuriang, Inilah Rute Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Total Jarak Tempuh hingga 1.031 KM!
Ribuan Warga Langkat Demo Bansos Belum Merata, Gerbang Kantor Bupati Roboh, Afandin Siap Temui Menteri Sosial
BBM Nonsubsidi Sudah Naik, Pertamax Kapan? Bahlil Ungkap Skenario Penyesuaian Harga dan Peringatan ke Masyarakat
Viral Guru Dilecehkan Murid-Murid hingga Acungkan Jari Tengah, Ini yang Dilakukan Dispendik Jawa Barat
Apa Itu Kanker Serviks? 1800 Perempuan di Malang Jalani Skrining Serentak dan Puluhan Terdeteksi
Mengapa Perempuan Indonesia Harus Sekolah Tinggi Meski 'Ujung-Unjungnya' ke Dapur Juga? Ini Alasannya Menurut R.A Kartini