Dikutip dari akun Instagram @pbkl.jakarta, ikan Sapu-sapu dikenal juga sebagai ikan invasif dari Amerika Selatan yang kini mendominasi Sungai Ciliwung.
Selain bisa bertahan di kondisi ekstrim, ikan ini juga bisa bertelur hingga ribuan butir.
Tak hanya itu, ikan pemakan segalanya ini juga bisa hidup antara 10-15 tahun.
5. Dianggap Merusak Ekosistem
Berdasarkan unggahan akun Instagram @kkpgoid, ikan ini bisa mengubah keseimbangan ekologi, salah satunya karena mereka memakan telur ikan lokal.
Kebiasaan ikan Sapu-sapu melubangi pinggiran sungai juga bisa memicu erosi dan longsor.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Resmi Naik 18 April 2026, Ini Rinciannya
Rekrutmen Resmi Dibuka, Ternyata Segini Besaran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih yang Berstatus Pegawai BUMN, Anggarannya Diambil dari Mana?
Tak Sekadar Teori, Prasmada Jember Latih Anggota Muda Kuasai Pertolongan Pertama dan Jiwa Kepemimpinan dalam Sehari
Heboh Video Siswa Acungkan Jari Tengah ke Guru, SMAN 1 Purwakarta Disorot, Ini Respons Gubernur Jawa Barat
Mulai Ramai Pengunjung, Air Terjun Watu Ondo di Tempurejo, Jember Mulai Dipenuhi Sampah