Kamis, 11 Juni 2026

3 Fakta hingga Makna Lagu Ibu Kita Kartini, Diciptakan W.R Supratman hingga Pernah Ganti Judul dan Lirik

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 21 April 2026 | 11:30 WIB
Ilustrasi lagu Ibu Kita Kartini (kemdikbud.go.id)
Ilustrasi lagu Ibu Kita Kartini (kemdikbud.go.id)

Baca Juga: Pasang Segera! 15 Twibbon Hari Kartini 21 April 2026, Desain Menarik dengan Tagline Habis Gelap Terbitlah Terang

Komposer yang banyak menciptakan lagu nasional ini kemudian membaca tulisan R.A Kartini dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

Terketuk hatinya, W.R Supratman lalu menciptakan lagu R.A Kartini untuk menginspirasi perempuan di luar sana.

Hingga akhirnya dalam Kongres Wanita Indonesia II di Jakarta, lagu ini diakui sebagai lagu pujian untuk perempuan Indonesia sebagaimana dikutip dari buku Wage Rudolf Supratman (2012) karya Bambang Sularto.

Baca Juga: ‎7 Twibbon Terbaru Tema Hari Kartini 2026, Kenang dan Rayakan Hari Memperingati Pahlawan Wanita Indonesia

2. Pernah Ganti Judul

Siapa sangka, awalnya lagu ini memiliki judul Raden Adjen Kartin.

Namun pada akhirnya judul lagu ini diubah menjadi Ibu Kita Kartini untuk menghilangkan kesan feodal pada sosok Kartini.

Selain judul, lirik lagu tersebut juga ikut diganti dari Raden Adjeng Kartini menjadi Ibu Kita Kartini.

Baca Juga: 35 Ucapan Hari Kartini 21 April 2026 di Indonesia, Inspirasi Caption Singkat dan Menyentuh untuk IG, WA, hingga Banner Sekolah

3. Makna Lagu Ibu Kita Kartini

Dikutip dari buku Indonesia Pusaka yang ditulis Dr. Sopan Adrianto, lagu ini menggambarkan tentang R.A Kartini yang berperan penting dalam perjuangan emansipasi perempuan di tanah air.

Tak hanya itu, penciptaan lagu Ibu Kita Kartini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini yang mempelopori gerakan emansipasi perempuan, khususnya di Jawa.

Dalam liriknya juga terlihat rasa bangga W.R Supratman terhadai sosok pahlawan asal Jepara ini.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X