Kamis, 4 Juni 2026

Korban Banjir Sumatra yang Hilang Selama 5 Bulan Ditemukan Tersangkut dan Sudah Menjadi Kerangka di Aceh Tamiang

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Rabu, 8 April 2026 | 19:00 WIB
Para pengungsi banjir bandang di Aceh Tamiang yang disebut masih dibayangi trauma atas bencana yang pernah melanda. (Instagram.com/@masjidnurulashri)
Para pengungsi banjir bandang di Aceh Tamiang yang disebut masih dibayangi trauma atas bencana yang pernah melanda. (Instagram.com/@masjidnurulashri)

 

SketsaNusantara.id - Bencana banjir bandang yang melanda sebagian pulau Sumatra pada November 2025 lalu kembali menelan korban jiwa.

Seorang korban banjir yang diketahui sudah menghilang selama 5 bulan, ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tersangkut di sebuah pohon.

Korban diketahui seorang laki-laki bernama M. Dahlan berusia 69 tahun yang sudah berbulan-bulan lalu tidak diketahui keberadaannya akibat banjir.

Baca Juga: Luka yang Belum Sembuh di Aceh Tamiang: Saat Hujan Turun, Warga Masih Berlarian ke Masjid demi Rasa Aman

Informasi ini didapatkan dari akun X @NenkMonica pada 7 April 2026 seperti penelusuran tim SketsaNusantara.id.

Dalam video yang diunggah, nampak leher korban tersangkut di sebuah ranting pohon yang kering.

Selain itu, kondisi korban juga mengenaskan karena terlihat tinggal menyisakan kerangka dan sedikit sobekan baju terakhir yang dipakai.

Baca Juga: Video Hari Pertama Usai Banjir Bandang Aceh Tamiang Viral, Jalan Jadi Lautan Lumpur, Ratusan Rumah Hancur, Ribuan Keluarga Terdampak

Sementara itu, beberapa bagian tubuh korban juga nampak sudah membusuk dan menghitam di beberapa bagian.

Penemuan ini sontak mengejutkan warga yang langsung berbondong-bondong menuju ke lokasi kejadian.

“Innalillahi, seorang warga kota Langsa, M. Dahlan (69), yang dilaporkan hilang saat banjir besar melanda wilayah Sumatra pada November 2025, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata akun X @NenkMonica dikutip oleh tim redaksi.

Korban ditemukan di wilayah Aceh Tamiang, di mana lokasi tersebut merupakan salah satu lokasi terdampak yang paling parah saat banjir bandang terjadi.

“Di Kampung Pantai Perlak, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X