Kamis, 4 Juni 2026

Kapal Meledak di Selat Hormuz, Kapten Kapal Tugboat Musafah 2 Asal Sulawesi Selatan Dilaporkan Hilang Bersama Awaknya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 Maret 2026 | 15:00 WIB
Potret Kapten Mizwar Maturusi  (YouTube KOMPASTV )
Potret Kapten Mizwar Maturusi (YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id – Kabar duka sekaligus kecemasan mendalam menyelimuti Desa Luhu, Kabupaten Luwu (Luhu), Sulawesi Selatan. 

Kapten Mizwar Maturusi, dilaporkan hilang bersama 2 awaknya saat menjalankan tugas pelayaran internasional di kawasan perairan strategis, Selat Hormuz.

Kapten Mizwar diketahui sedang menakhodai kapal Tugboat Musafah 2 milik pelayaran yang beroperasi di Abu Dhabi ketika insiden tersebut terjadi. 

Baca Juga: Akibat 2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Warga Aceh Panic Buying Serbu Pom Bensin

Hingga saat ini, keberadaannya masih menjadi tanda tanya besar, memicu kekhawatiran pihak keluarga dan menuntut atensi serius dari otoritas terkait.

Kapten Mizwar diketahui telah menjalani profesi tersebut selama 20 tahun sebelum akhirnya kini ia menghilang dan sedang dalam pencarian.

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, anggota keluarga memberikan keterangan terkait hilangnya sang kapten.

Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Memuncak, 2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

Menurut keluarga, komunikasi terakhir dengan Kapten Mizwar terjadi pada Rabu lalu, 4 Maret 2026, saat itu Mizwar sempat menyampaikan bahwa ia akan melakukan pelayaran.

Bahkan sehari setelahnya, Mizwar masih sempat membuka pesan salah satu anaknya namun hanya dibuka saja tanpa membalas sampai akhirnya hilang kontak.

"Pertamakali sekitar jam 10 pagi di telpon dari temannya disampaikan bahwa kapal yang di nahkodai bapak kena ranjau laut," ungkap Sumarlin Ahmad, salah satu keluarga Mizwar.

Akhirnya setelah kehilangan kontak, keluarga kemudian memperoleh berita dari salah satu temannya bahwa kapal yang di nahkodai Mizwar terkena ranjau laut.

Baca Juga: Kejagung Akhirnya Ungkap Alasan Tuntut Mati Fandi, ABK Kapal Penyelundup 1,9 Ton Sabu: Mereka Mengetahui...

Hal itu kemudian dibenarkan oleh Duta Besar Indonesia untuk Emirat Arab, Judha Nugraha.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X