SketsaNusantara.id - Deddy Corbuzier mengaku turut terseret dalam kasus kakek-kakek pedagang es gabus viral, Sudrjat yang dituduh hingga dipukuli oleh aparat TNI dan Polisi.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Deddy Corbuzier mengaku banyak netizen yang juga ikut menyerangnya karena dirinya juga berada dalam pemerintahan Kementerian Pertahanan.
"Nih lagi kakek-kakek jualan es gabus dipikir pake spons digebukin sama Polisi sama Babinsa, ente berdua kan ngeribetin hidup gua lagi,"
Baca Juga: Sudah Terbukti Aman, Penjual Es Gabus yang Viral Mengaku Sempat Dipukuli Aparat
"Tiap hari kan yang ditanya-tanyain orang kan gua 'Anda kan di Kemhan , anda kan Tentara juga gimana itu urusannya tuh Tentara mukulin orang, Polisi mukulin orang dan sebagainya'. Gara-gara anda (Oknum Polisi dan TNI), hampir semua orang yang di Tentara, di TNI dan Polisi kan jadi kebawa-bawa semua namanya, termasuk gua juga kebawa-bawa gara-gara lu," jelas Deddy Corbuzier, dilansir dari akun Instagram @mastercorbuzier.
Deddy Corbuzer heran mengapa pihak aparat tersebut tidak melakukan pengecekan terdahulu.
"Lagipula aduh bro (Polisi dan TNI), cek dulu ya kan dicek nih ya oke (terbukti) oh ternyata gabus nih dimakan wewe (muntah) gitu nah baru lu samperin,"
Meski memang terbukti, seharusnya, kata Deddy Corbuzier, pedagang es gabus tersebut tidak dipukuli, namun cukup ditangkap.
"Kalau lu samperin juga lu tangkep, bukan dipukulin itu kakek-kakek,"
"Kakek-kakek nggak bisa ngelawan aduh badannya cungkring. Ya Allah itu badannya udah kayak lidi-lidi tahu nggak lu lidi cungkring banget. Umur segitu disiksa wah lu gila beneran,"
Deddy Corbuzier sangat menyayangkan perlakuan kasar oknum aparat tersebut yang memilih melakukan tindakan kekerasan sebelum mengetahui faktanya.
Pria yang dulunya menggeluti dunia sulap ini mengaku telah mencari Sudrajat.