Kamis, 4 Juni 2026

Dimulai dari Dapur Rumah, Usaha Camilan Keluarga di Jakarta Selatan Ini Naik Kelas Berkat Ekosistem LinkUMKM BRI

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 20 Januari 2026 | 15:41 WIB
Dukungan BRI pada UMKM. (Dok. BRI)
Dukungan BRI pada UMKM. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Usaha makanan ringan berbasis resep keluarga terus menunjukkan daya bertahan di tengah perubahan pasar. Di Jakarta Selatan, salah satu pelaku UMKM mengembangkan bisnis camilan sejak bertahun-tahun lalu secara konsisten.

NM Kitchen merupakan usaha makanan ringan yang dirintis sejak tahun 2006. Produk yang dipasarkan meliputi nastar, kastengel, cheesecake, brownies, donat, puding, serta berbagai camilan lainnya.

Sejak awal berdiri, NM Kitchen mengandalkan resep keluarga sebagai fondasi utama produksi. Kualitas produk dijaga melalui standar pembuatan yang diterapkan secara konsisten pada setiap pesanan.

Baca Juga: Kebab Endul di Bekasi, Usaha Frozen Food Binaan Rumah BUMN Jakarta yang Sukses Terapkan Zero Waste dan Dukung LinkUMKM BRI

Pemilik NM Kitchen, Natalia Mutiara, mulai mengambil peran penuh pada tahun 2020. Keputusan tersebut diambil seiring perubahan kondisi ekonomi dan kebutuhan pasar saat itu.

“Awalnya usaha ini dimulai dari usaha milik ibu saya pada tahun 2006. Saat itu, saya membantu dengan menawarkan kue buatan ibu ke teman-teman kerja. Kemudian, saat pandemi Covid-19 di tahun 2020, saya mulai melanjutkan usaha ini sepenuhnya. Karena kondisi yang mengharuskan semua orang di rumah dan kebutuhan ekonomi yang mendesak, saya memutuskan untuk berjualan sendiri,” ujar Natalia.

Dalam proses pengembangan usaha, Natalia memanfaatkan platform LinkUMKM BRI. Platform digital ini dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha secara berkelanjutan.

Baca Juga: UMKM Binaan BRI Kain Indonesia by Shifara Hadirkan Batik Office Wear Modern, Satukan Gaya Profesional dan Wastra Nusantara

LinkUMKM menyediakan pendekatan pembelajaran berbasis data dan teknologi. Salah satu fitur yang digunakan adalah Self Assessment Naik Kelas untuk memetakan posisi usaha secara objektif.

Melalui platform tersebut, pelaku UMKM memperoleh rekomendasi pelatihan sesuai kebutuhan usahanya. LinkUMKM juga menyediakan pendampingan melalui UMKM Smart dan Coaching Clinic.

Selain itu, tersedia Etalase Digital, Komunitas, serta kanal Media untuk memperluas akses pasar. Hingga kini, LinkUMKM didukung ratusan modul pelatihan daring dan luring.

Natalia pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Dari kegiatan tersebut, ia mulai memanfaatkan modul pembelajaran manajemen pemasaran.

Aktivitas penjualan NM Kitchen dijalankan secara daring melalui WhatsApp dan Instagram. Kanal tersebut digunakan untuk menerima pesanan sekaligus berkomunikasi langsung dengan pelanggan.

Dari sisi produksi, NM Kitchen menggunakan bahan baku segar setiap hari. Proses pembuatan dilakukan sendiri untuk menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X