Kamis, 4 Juni 2026

PMI Jember Evaluasi Kinerja dan Siapkan Program 2026, Sertifikat CPOB dan Relawan Jadi Prioritas Utama

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Januari 2026 | 16:51 WIB
Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten sebagai agenda tahunan organisasi. (Dok. PMI Jember)
Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten sebagai agenda tahunan organisasi. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten sebagai agenda tahunan organisasi.

Forum ini menjadi ruang evaluasi kinerja sekaligus perumusan program kerja tahun 2026. Penguatan pelayanan dan relawan menjadi perhatian utama.

Mukerkab PMI Jember juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: Pulihkan Trauma Pasca-Bencana, PMI Hadirkan Layanan Psikososial untuk Ratusan Anak Sekolah di Sibolga dan Tapanuli Tengah

Sinergi lintas sektor dinilai penting agar pelayanan kemanusiaan berjalan optimal. Agenda tersebut dihadiri pengurus PMI, perwakilan pemerintah, dan relawan.

Dalam forum itu, PMI Jember diarahkan untuk menghadapi tantangan strategis ke depan.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan mutu layanan darah. Sertifikasi menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Baca Juga: Gerakan Kemanusiaan di Sekolah, SMAN 1 Rambipuji Cetak Pendonor Pemula dan Sumbang 31 Kantong Darah untuk PMI Jember

Kepala Bidang Organisasi PMI Jawa Timur, Muhammad Taufiq, menyampaikan arahan mewakili Ketua PMI Jatim.

Ia menekankan adanya tanggung jawab besar yang harus dijalankan PMI Jember. Fokus tersebut berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Ada tugas berat bagi PMI Jember untuk mendapatkan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik). Ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun sangat krusial agar PMI dapat memberikan pelayanan darah terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain pelayanan darah, pembinaan relawan juga menjadi perhatian. PMI Jawa Timur menilai regenerasi relawan harus terus dijaga.

Peran Palang Merah Remaja dinilai strategis untuk keberlanjutan organisasi.

Muhammad Taufiq meminta dukungan pemerintah daerah agar pembinaan PMR tetap berjalan. Relawan muda di tingkat sekolah diharapkan terus aktif.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X