Kamis, 4 Juni 2026

Kampung Durian Tawarkan Keindahan, Bupati Gus Fawait Ajak Warga Promosikan Wisata Jember Lewat Medsos Masing-Masing

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Senin, 27 Oktober 2025 | 20:10 WIB
Gus Fawait ditemani Ning Ghyta dan Ketua TP3D Gogot saat memberikan sambutan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Gus Fawait ditemani Ning Ghyta dan Ketua TP3D Gogot saat memberikan sambutan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Pertunjukan pawai air dari tujuh sumber mata air mengawali kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Panti pada hari kedua, Senin, 28 Oktober 2025.

Sumber-sumber itu adalah Sumber Tunjung dari Panti, Sumber Kembang dari Pakis, Sumber Balung Keramat dari Kemuningsari Lor, Sumber Wadung dari Glagahwero, Sumber Suci dari Suci, Sumber Sembah Kemiri dari Kemiri, dan Sumber Sembah Suko dari Serut.

Air dari tujuh sumber ini dikumpulkan sebagai lambang persatuan, kekayaan, dan berkah untuk seluruh masyarakat Jember.

Baca Juga: Tekan Angka Stunting dan AKI-AKB, Bupati Jember Gus Fawait Kirim Nakes ke Desa-Desa

Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan bahwa, pengembangan pariwisata tidak hanya sekadar acara seremonial melainkan juga bisa meningkatkan ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi kemiskinan di daerah pinggiran.

“Jika kita ingin Jember dikenal di seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri, kita harus mengembalikan kejayaan itu. Sepuluh hingga lima belas tahun lalu, Jember terkenal sebagai pusat Karisidenan. Jadi, melalui pariwisata, kita berusaha untuk menghidupkan kembali kejayaan itu,” kata Gus Fawait.

Bupati menjelaskan bahwa keindahan dan kesejukan Desa Pakis, Kecamatan Panti, membuatnya sangat cocok untuk menjadi tempat wisata unggulan.

Baca Juga: 'Bus Si Cinta' Resmi Mengaspal, Bupati Jember Gus Fawait Luncurkan 2 Bus Gratis Untuk Sekolah dan Wisata Edukasi

Dia percaya bahwa potensi Kampung Durian bisa dikembangkan menjadi ikon wisata agro yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman wisata pendidikan dan produktif bagi masyarakat.

Selain menitikberatkan pada pengembangan tempat wisata lokal, Gus Fawait juga menyebutkan kerja sama dengan beberapa kabupaten sekitar, seperti Bondowoso dan Lumajang.

Kerja sama ini akan menjadi langkah penting untuk menciptakan kerjasama pariwisata di daerah tapal kuda, di mana setiap daerah saling mendukung potensi masing-masing.

Baca Juga: Gus Fawait Paparkan Bunga Desaku Bakal Jadi Program dengan Kebermanfaatan Jangka Panjang

“Kesepakatan kami jelas, setiap kabupaten harus saling membantu potensi yang ada. Jember tidak boleh hanya menjadi pasar, tetapi juga harus mempunyai tempat wisata yang menarik bagi masyarakat dari kabupaten lain,” ujarnya.

Dia juga mengajak semua masyarakat untuk aktif mempromosikan potensi wisata Jember melalui media sosial, agar lebih banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X