Kamis, 4 Juni 2026

Korban Meninggal Kecelakaan Bus Pariwisata di Jalur Bromo Bertambah, Korban Diduga Tengah Hamil

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 17 September 2025 | 05:00 WIB
Foto  Betty Nurcahya Kusuma Wardhany S.Kep., Ners, yang berpulang pada 16 September 2025.  (Facebook/RB Aria Mahendra Putra)
Foto Betty Nurcahya Kusuma Wardhany S.Kep., Ners, yang berpulang pada 16 September 2025. (Facebook/RB Aria Mahendra Putra)

 

SketsaNusantara.id – Kecelakaan bus pariwisata yang terjadi di jalur Bromo, tepatnya di ruas Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu, 14 September 2025 sekitar pukul 11.30 WIB, kembali menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Jawa Timur.

Insiden yang diduga disebabkan oleh rem blong tersebut awalnya menewaskan delapan orang.

Namun, dua hari setelah kejadian, jumlah korban jiwa dilaporkan bertambah seiring dengan meninggalnya salah satu penumpang yang sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga: Gus Fawait dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ucapkan Belasungkawa di Kediaman Keluarga Korban Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember

Bus yang membawa rombongan karyawan dari Rumah Sakit Bina Sehat Jember dilaporkan kehilangan kendali saat melintas di jalan menurun. Kendaraan besar itu menabrak pagar rumah warga serta sebuah sepeda motor yang kebetulan melintas. Dari delapan korban tewas pada hari kejadian, tujuh di antaranya merupakan penumpang bus, sementara satu korban lainnya adalah anak-anak.

Dilansir SketsaNusantara.id, kabar duka terbaru datang dari unggahan akun Facebook Hilmy Mufli di grup Info Warga Jember Official pada Selasa, 16 September 2025.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.. Bertambah lagi korban kecelakaan bus rem blong kapan hari. Semoga husnul khotimah. Kondisi hamil 4 bulan,” tulis Hilmy dalam caption unggahannya.

Baca Juga: Sampaikan Duka Mendalam Pasca Kecelakaan Maut, Gubernur Jatim Khofifah dan Bupati Jember Gus Fawait Melayat ke Rumah Keluarga

Dalam unggahan yang sama, Hilmy membagikan tangkapan layar status WhatsApp berisi ungkapan kesedihan mendalam atas kepergian sahabatnya.

“Innalillahi wainnailaihi ilaihi Raji'un Ya Allah Betty kamu sudah berjuang, kamu sudah tidak sakit lagi. Aku hanya bisa memandangmu di ruang ICU tadi Betty, kmu pasti bisa, kamu kuat tapi takdir berkata lain. Semoga kamu Husnul Hotimah kawan, bertambah satu sahabat kami yg meninggal karena kecelakaan itu,” isi dari unggahan Hilmi.

Tulisan penuh emosi tersebut menunjukkan bahwa korban terbaru adalah Betty Nurcahya Kusuma Wardhany S.Kep., Ners, seorang perawat yang dikenal ramah dan dekat dengan rekan-rekannya.

Di tengah rasa kehilangan, beredar kabar di media sosial bahwa almarhumah Betty diduga sedang hamil sekitar empat bulan. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga maupun kepolisian terkait informasi sensitif tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga, masyarakat diimbau menunggu pernyataan resmi sebelum menyimpulkan kabar yang masih berupa dugaan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh sebelum perjalanan jauh, khususnya armada bus pariwisata yang mengangkut banyak penumpang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X