SketsaNusantara.id – Konten kreator sekaligus CEO Malaka, Ferry Irwandi, memberikan tanggapan terkait serangkaian tuntutan 17+8 yang ditujukan kepada beberapa pihak, termasuk DPR, Presiden, TNI, Polisi, Ketua Umum Partai Politik, hingga kementerian sektor ekonomi.
Sebagai informasi, 17 tuntutan utama diberikan tenggat waktu satu minggu dan berakhir pada 5 September 2025, sedangkan 8 tuntutan lainnya memiliki deadline selama satu tahun.
Tuntutan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan kesejahteraan buruh hingga penegakan hukum dan investigasi independen terhadap korban demonstrasi.
Baca Juga: Ferry Irwandi Umumkan Urusannya dengan TNI Selesai, Ajak Publik Fokus pada Tuntutan Rakyat
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram pribadinya, @irwandiferry, Ferry menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam gerakan ini bukan sebagai penyusun atau pengumpul tuntutan, melainkan sebagai bentuk dukungan moral.
"Seperti yang selalu gue bilang, gue bukan penyusun, perumus, pengumpul atau penulis tuntutan 17+8. Kenapa gue ada di sana saat tuntutannya diserahkan? Ya alasannya sama dengan kenapa gue ada di gerakan dan aksi buruh, aksi saudara-saudara kita dari pati, aksi mahasiswa, mendukung kawan-kawan yang bersuara," tulis Ferry di Instagram Story-nya.
Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa ada dua poin utama yang menjadi perhatiannya. Pertama, ia menyoroti persoalan UMR yang dianggapnya krusial untuk kesejahteraan buruh.
Kedua, penegakan hukum serta perbaikan dalam sistem pendidikan juga harus masuk ke dalam prioritas tuntutan.
"Apakah ada tuntutan yang jadi concern personal gue? Ya pertama UU PRT, ini amanah dari temen-temen untuk disuarakan, mengingat betapa berat yang harus mereka lalui, selanjutnya soal kenaikan UMR, perbaikan pendidikan, dan penegakan hukum yang sudah masuk di tuntutan 17+8, karena udah include ya kita dukung," lanjutnya.
Sebagai seorang pengusaha penuh waktu, Ferry mengaku mendukung penuh kenaikan UMR. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kebutuhan bangsa secara menyeluruh.
"Gue full time pengusaha sekarang, kenapa gue dukung kenaikan UMR? Karena secara holistik itu yang dibutuhkan negara ini," tegas Ferry.
Ia juga mengkritik para pemilik usaha yang masih enggan memenuhi hak buruh dengan layak.
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Banjir Dukungan Pasca Dicari Jenderal Dansat Siber TNI, Pandji Pragiwaksono: Untung Bekingnya Letkol
Dituding Sulit Dihubungi, Begini Pengakuan Mengejutkan Ferry Irwandi Soal Nomor Teleponnya
Dianggap Terlibat Dugaan Pidana, Ferry Irwandi Tegaskan Siap Berhadapan Dengan Hukum: Saya Tidak Lari Kemana-kemana, Jendral!
Ketua YLBHI Soroti Pemidanaan Ferry Irwandi, Ingatkan TNI soal Putusan MK: Cerdas Hukum Dikit Dong!
Ferry Irwandi Tenang Hadapi Tuduhan Pencemaran Nama Baik: Polisi Tegaskan TNI Tak Bisa Tuntut Warga Sipil, Publik Ramai Dukung!