Kamis, 4 Juni 2026

Ferry Irwandi Sampaikan Dukungan Kenaikan UMR dan Tuntutan 17+8 Demi Kesejahteraan Buruh dan Masa Depan Bangsa

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Selasa, 16 September 2025 | 21:30 WIB
Ferry Irwandi menjelaskan alasan ia berada di gerakan tuntutan 17+8.  (Instagram/irwandiferry)
Ferry Irwandi menjelaskan alasan ia berada di gerakan tuntutan 17+8. (Instagram/irwandiferry)

 

SketsaNusantara.id – Konten kreator sekaligus CEO Malaka, Ferry Irwandi, memberikan tanggapan terkait serangkaian tuntutan 17+8 yang ditujukan kepada beberapa pihak, termasuk DPR, Presiden, TNI, Polisi, Ketua Umum Partai Politik, hingga kementerian sektor ekonomi.

Sebagai informasi, 17 tuntutan utama diberikan tenggat waktu satu minggu dan berakhir pada 5 September 2025, sedangkan 8 tuntutan lainnya memiliki deadline selama satu tahun.

Tuntutan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan kesejahteraan buruh hingga penegakan hukum dan investigasi independen terhadap korban demonstrasi.

Baca Juga: Ferry Irwandi Umumkan Urusannya dengan TNI Selesai, Ajak Publik Fokus pada Tuntutan Rakyat

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram pribadinya, @irwandiferry, Ferry menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam gerakan ini bukan sebagai penyusun atau pengumpul tuntutan, melainkan sebagai bentuk dukungan moral.

"Seperti yang selalu gue bilang, gue bukan penyusun, perumus, pengumpul atau penulis tuntutan 17+8. Kenapa gue ada di sana saat tuntutannya diserahkan? Ya alasannya sama dengan kenapa gue ada di gerakan dan aksi buruh, aksi saudara-saudara kita dari pati, aksi mahasiswa, mendukung kawan-kawan yang bersuara," tulis Ferry di Instagram Story-nya.

Baca Juga: Ferry Irwandi Minta Publik Jangan Fokus ke Dirinya, Soroti Orang-Orang yang Ditangkap dan Hilang Pasca Demo

Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa ada dua poin utama yang menjadi perhatiannya. Pertama, ia menyoroti persoalan UMR yang dianggapnya krusial untuk kesejahteraan buruh.

Kedua, penegakan hukum serta perbaikan dalam sistem pendidikan juga harus masuk ke dalam prioritas tuntutan.

"Apakah ada tuntutan yang jadi concern personal gue? Ya pertama UU PRT, ini amanah dari temen-temen untuk disuarakan, mengingat betapa berat yang harus mereka lalui, selanjutnya soal kenaikan UMR, perbaikan pendidikan, dan penegakan hukum yang sudah masuk di tuntutan 17+8, karena udah include ya kita dukung," lanjutnya.

Sebagai seorang pengusaha penuh waktu, Ferry mengaku mendukung penuh kenaikan UMR. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kebutuhan bangsa secara menyeluruh.

"Gue full time pengusaha sekarang, kenapa gue dukung kenaikan UMR? Karena secara holistik itu yang dibutuhkan negara ini," tegas Ferry.

Ia juga mengkritik para pemilik usaha yang masih enggan memenuhi hak buruh dengan layak.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X