Kamis, 4 Juni 2026

Perizinan Usaha Mie Gacoan Dinilai Tak Lengkap, Legislator NasDem DPRD Jember Minta Hentikan Pembangunan Sementara

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 September 2025 | 19:12 WIB
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David Handoko Seto saat sidak. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David Handoko Seto saat sidak. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Izin usaha Mie Gacoan yang tengah dibangun saat ini di Jalan Hayam Wuruk Kecamatan Kaliwates, harus dibententikan sementara pembangunannya karena diduga belum memiliki izin yang lengkap.

Sehingga membuat para pekerja atau kontraktor di lokasi harus berhenti sementara, Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto mengatakan langsung meninjau lokasi tempat pembangunan Mie Gacoan.

Bersama dengan Dinas PMPTSP, Dinas PU Cipta Karya, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, David melihat kondisi pembangunan.

Baca Juga: Dibuka Kembali 4 September 2025, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapan Jalur Gumitir

“Dari hasil kita cek tadi memang ada beberapa perizinan yang belum diselesaikan oleh pihak pengusaha Mie Gacoan, maka semestinya tidak boleh ada pembangunan yang dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi, Kamis, 4 September 2025.

David menjelaskan, bangunan yang sudah berdiri saat ini statusnya masih OSS saja, belum ada izin Pendirian Bangunan Gedung (PBG).

“Ini masih sebatas OSS, tapi untuk perizinan di lainnya masih belum keluar tapi sudah dibangun,” imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Jember Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan dengan Libatkan Masyarakat

“Apalagi penggunaan trotoar yang merupakan milik jalan nasional dan kewenangannya dari Kementerian, ini juga belum ada izinnya,” jelasnya.

Legislator NasDem ini juga menilai, ada juga pengeboran air bawah tanah (ABt) yang izinnya juga harus ke Provinsi Jawa Timur, tetapi masih belum ada.

“Kami minta untuk dilengkapi dulu baru dilanjutkan, maka kami minta untuk dihentikan sementara pekerjaan yang saat ini dilakukan. Meskipun pengerjaannya sudah 20 persen berjalan ini bangunannya,” paparnya.

Baca Juga: Pastikan LP2B Tak Dialihfungsikan , DPRD Jember Kawal Ketat Ketahanan Pangan Nasional

David mengungkapkan, jika saat ini Jember sudah ramah dengan investasi yang masuk tetapi harus mematuhi aturan yang ada.

“Jember ini ramah investasi dan tidak mempersulit, tetapi investasi yang akan masuk harus mematuhi regulasi yang ada,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X