SketsaNusantara.id - Kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih berlanjut di Polda Metro Jaya.
Sejumlah terlapor dijadwalkan menjalani pemeriksaan pekan ini. Namun, agenda tersebut kemungkinan besar tak dapat terlaksana sesuai rencana.
Melalui kuasa hukum Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Ahmad Khozinudin, para terlapor meminta penundaan pemeriksaan.
Baca Juga: 5 Pernyataan Pedas Roy Suryo tentang Ijazah Jokowi: Kita Tertawakan Saja!
Surat resmi akan diserahkan kepada penyidik Polda Metro Jaya sebagai permohonan jadwal ulang.
“Kami diutus klien kami untuk datang menyerahkan surat kepada Polda Metro Jaya sehubungan dengan panggilan-panggilan tersebut,” ujar Khozinudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin, 11 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, surat panggilan telah diterima. Namun, kliennya tidak dapat hadir karena sudah memiliki agenda yang ditetapkan sebelumnya.
Menurutnya, jadwal pemeriksaan yang bertepatan dengan periode menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI membuat para terlapor sibuk dengan kegiatan lain.
“Klien kami pada jadwal Senin, Selasa, Rabu, Kamis, menjelang 17 Agustus 2025 ini sudah teragendakan berbagai agenda jelang perayaan 17 Agustus 2025, hari Kemerdekaan,” tambahnya.
Khozinudin menegaskan bahwa ketidakhadiran para kliennya tidak dapat disebut sebagai upaya menghindar dari pemeriksaan.
Ia memastikan alasan ketidakhadiran telah disampaikan secara resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ini bukan berarti mangkir, bukan tanpa keterangan,” imbuhnya.
Surat permohonan tersebut akan ditujukan kepada penanggung jawab proses penyidikan.
Isinya mencakup penjelasan alasan penundaan dan rekomendasi tanggal baru untuk pemeriksaan, yakni setelah perayaan 17 Agustus 2025.
Artikel Terkait
Penuh Tanda Tanya, Kenapa Ajudan Jokowi Diperiksa Terkait Kasus Ijazah Palsu
Profil Sofian Effendi, Eks Rektor UGM yang Angkat Bicara Soal Kasus Ijazah Jokowi, Pernah Jadi Staf Ahli B.J Habibie
Jam Berapa Jokowi Diperiksa soal Dugaan Ijazah Palsu? Penasehat Hukum Ungkap Lokasi, Saksi, dan Dokumen yang Dibawa
Jokowi Hadir di Reuni Alumni UGM Fakultas Kehutanan Angkatan 80, Singgung Klaim Ijazah Palsu dan Kasmudjo
Sebut Ada Pihak yang Adu Domba SBY dan Jokowi, Demokrat Jawab Isu Keterlibatan 'Partai Biru' pada Kasus Tuduhan Ijazah Palsu