Kamis, 4 Juni 2026

Ambil Langkah Urai Penumpukan Antrean Pengendara, Pertamina Tambahkan 100 Persen Lebih Pasokan BBM ke Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 Juli 2025 | 18:09 WIB
PERTAMINA terus menambah stok pasokan BBM ke Jember. (Humas Pertamina)
PERTAMINA terus menambah stok pasokan BBM ke Jember. (Humas Pertamina)

SketsaNusantara.id - Penutupan jalur Gumitir akibat perbaikan jalan berdampak pada pengiriman pasokan BBM menuju Kabupaten Jember, yang biasanya hanya memakan waktu pengiriman selama 4 jam, menjadi 11 jam.

Akibatnya, kelangkaan BBM terjadi menyeluruh di SPBU Kabupaten Jember dan sekitarnya. Menyikapi hal itu, Pemkab Jember terus berkoordinasi dengan PT PERTAMINA, sambil lalu membuat sejumlah kebijakan untuk mengatasi kemacetan di sejumlah area SPBU Jember.

"Di lapangan, stok yang sudah masuk sebanyak 1.000 KL rata rata per hari. Dari Malang dan Surabaya sebanyak 2.133 KL dikirimkan dengan upaya pertebalan stok. Semoga ini dapat mengurai antrean di SPBU," kata Sales Brand Manager Pertamina Area Jember Hendra Saputra.

Baca Juga: Stok dan Distribusi BBM Aman dari Pertamina, Bupati Situbondo Mas Rio: Masyarakat Jangan Sampai Panic Buying!

Selain itu, pihaknya juga melakukan monitoring harian di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Jember.

"Stok pertalite ada sebanyak 10.000 L. Update penyerapan sisa 2.000 L, dalam 3 jam sudah habis 8.000 L. Sales SPBU sudah melebihi normal harian," katanya.

Dalam hal ini, pihak pertamina hanya memiliki solusi untuk melaksanakan pembanjiran stok BBM sehingga masyarakat tidak kehabisan BBM.

Baca Juga: Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara

Sementara itu, pada kondisi SPBU yang kosong menunggu pengiriman telah dikirim sebanyak 2.332 KL.

"Besok juga akan dikirim sebanyak 2.133 KL, 100 persen lebih banyak dari hari hari normal," tegasnya.

Jadi, lanjutnya, daya angkut wilayah lain akan difokuskan ke Jember untuk meredam daya beli di Jember.

Baca Juga: Kelangkaan BBM di Jember, Bupati Gus Fawait Keluarkan SE Siswa Bisa Belajar dari Rumah

Namun, Hendra menyebut adanya kendala lain. "Karena Jember diprioritaskan, kabupaten lain mulai berdampak," tegasnya.

Oleh karena itu, Hendra mengharpak dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X