Kamis, 4 Juni 2026

Penutupan Jalur Gumitir Sebabkan BBM Langka di Jember

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Minggu, 27 Juli 2025 | 17:00 WIB
Suasana antrean BBM di salah satu SPBU Jember (Sketsa Nusantara.id/ Gita Pamuji)
Suasana antrean BBM di salah satu SPBU Jember (Sketsa Nusantara.id/ Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jember mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga hari Minggu 27 Juli, antrean panjang di sejumlah SPBU menumpuk.

Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, Hendra Saputra, membenarkan adanya keterlambatan distribusi gegara penutupan jalur Gumitir.

Baca Juga: Jalur Gumitir Ditutup Saat Jember Panen Raya Tebu, Akibatkan Pasokan Tebu di Pabrik Gula Jatiroto dan Semboro Menumpuk, Petani Khawatirkan Ini

Akibatnya, beberapa stok jenis BBM, seperti Pertalite dan Bio Solar mengalami kekosongan stok.

“Pengiriman BBM sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas dari Banyuwangi. Saat ini beberapa titik di Jember mengalami kekosongan stok BBM jenis Pertalite dan Bio Solar,” Minggu 27 Juli 2025.

Selanjutnya kata dia, kendala distribusi murni disebabkan oleh hambatan tekhnis di jalur transportasi. Bukan karena stok BBM yang menipis.

Baca Juga: Antrian Mengular di SPBU Jember Akibat Kelangkaan BBM Karena Penutupan Jalur Gumitir, Pertamina Ambil Langkah Ini

“Permasalahan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM di Pertamina, tetapi murni karena gangguan distribusi akibat kemacetan dan penutupan jalur,” ujarnya.

Hendra menambahkan, sebelumnya, SPBU di Jember mengambil BBM di Depo Ketapang Banyuwangi. Dikarenakan jalur Gumitir ditutup, jalanan menjadi macet sehingga menyebabkan kelangkaan BBM di Jember.

Saat ini, kata dia, Pertamina sudah melakukan alih suplai dari Terminal BBM Surabaya dan Malang. Guna memenuhi kebutuhan BBM di Jember yang rata-rata mencapai 700 kiloliter per hari.

Baca Juga: Kelangkaan BBM di Jember Makin Parah, 2 Perempuan Ini Beli Pertalite dan Pertamaz Pakai Cara Tak Biasa

“Kami terus mendorong percepatan pengiriman dari Surabaya dan Malang agar pasokan BBM kembali normal,” paparnya.

Hendra menegaskan, bahwa stok BBM secara nasional maupun regional dalam kondisi aman. Maka, pihaknya menghimbau, agar masyarakat tidak panik menyikapi situasi ini.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X