Kamis, 4 Juni 2026

Kuota Haji Indonesia 2026 Terancam Dipangkas Hingga 50 Persen, Ternyata Ini Fakta dan Penyebabnya...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Juni 2025 | 21:35 WIB
Kuota haji Indonesia 2026 terancam dipangkas hingga 50 persen  (Pixabay @Konevi)
Kuota haji Indonesia 2026 terancam dipangkas hingga 50 persen (Pixabay @Konevi)

SketsaNusantara.id - Kuota haji untuk Indonesia merupakan salah satu kuota terbesar di dunia namun kini diisukan akan dikurangi hingga 50 persen.

Isu terkait pengurangan kuota haji 2026 asal Indonesia itu memang belum diumumkan secara resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Kuota haji Indonesia yang setiap tahunnya hingga mencapai 221 orang dan pihak Arab Saudi rupanya saat ini memberikan warning kepada Indonesia bahwa mereka akan melakukan pengurangan.

Baca Juga: Katering Haji 2025 Terlambat Datang Sebabkan Jemaah Kelaparan, Kemenag Sebut Sudah Diganti Uang

Penyebab munculnya wacana pengurangan kuota haji Indonesia hingga 50% tersebut, dikonfirmasi oleh Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochammad Irfan Yusuf, langsung dari Madinah.

Mochammad Irfan Yusuf menyebutkan bahwa  tahun ini Kementrian Haji Arab Saudi tak memberikan angka kuota untuk tahun depan seperti biasanya, namun masih menunggu bulan depan.

"Data diberikan tapi untuk kuota itu kosong dan kuota masih diberikan bulan depan," ujar Mochammad Irfan Hakim dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Liputan6.

Baca Juga: Tidak Jadi Dikurangi! Kuota Haji Indonesia Aman, Tapi Banyak Jamaah Meninggal Tetap Jadi Sorotan Netizen

Tak langsung diberi angka kuota tahun 2026 tersebut menimbulkan kebingungan,  namun dari salah satu Deputi Umroh dan Haji Saudi Arabia, akhirnya ia mendapatkan bocoran apa penyebab hingga pemerintah Arab Saudi tak memberikan kuota langsung seperti biasanya.

"Beliau menyampaikan beberapa catatan yang intinya kekecewaan pemerintah Arab Saudi tentang pelaksanaan haji untuk tahun ini tentang kafilah Indonesia," ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa kekecewaan pemerintah Arab Saudi terhadap Indonesia dimulai dari pemberangkatan dimana dari data awal manifes dari Indonesia hingga data awal yang diterima di Arab Saudi berbeda.

Baca Juga: Bikin Ngakak! Afgan Mendadak Harus Ujian Dadakan Seputar Ibadah Haji yang Dijalaninya

Masalah kedua adalah kurangnya transparansi data kesehatan jemaah yang disoroti pemerintah Arab Saudi.

Contohnya adalah adanya jemaah yang meninggal bahkan saat masih di pesawat, namun tetap diangkut ke tanah suci sehingga pihak Arab Saudi berpandangan Indonesia mengirimkan orang meninggal ke Arab Saudi dan hal ini menimbulkan kekhawatiran dari pihak Saudi terkait kesehatan jemaah.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Liputan6

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X