Hal ini bisa terjadi pada seseorang yang pikirannya dalam keadaan kosong sehingga lebih mudah untuk dihipnotis dan dikendalikan melalui jarak jauh.
"Kondisi ini terjadi biasanya kalau ada orang yang terlalu fokus hingga berada pada konsentrasi yang berada di gelombang yang bisa dialihkan," kata Ratna dikutip SketsaNusantara.id dari situs Universitas Katolik Soegijapranata.
"Mungkin saat menelepon sedang dalam kondisi blank (pikiran kosong) sehingga mudah bagi oknum untuk menghipnotis dan mengendalikan dari jarak jauh," tuturnya.
Ratna menyebut ciri-ciri seseorang yang bisa dialihkan perhatiannya melalui telepon ketika seseorang terlalu meresapi omongan orang lain saat menjawab telepon.
Selain itu, seseorang yang itdak fokus juga bisa jadi sasaran. Tandanya jika seseorang menjawab dengan nada datar atau tidak fokus sehingga pikiran bisa dimanipulasi dan diambil alih oleh pelaku melalui telepon.
"Jika sudah seperti itu, biasanya orang yang nge-blank atau terlalu fokus pada omongan seseorang, akan lebih mudah masuk untuk memberikan sugesti-sugesti bahkan cuma melalui telepon saja sudah bisa dimanipulasi pikirannya," ungkapnya.
Baca Juga: Viral di Karawang! 2 Pria Diduga Lakukan Modus Penipuan di Minimarket, Ini Tindakan Petugas Kasir
Proses ini bisa berlangsung selama beberapa menit bahkan hingga satu jam sekalipun. Pelaku biasanya mengalihkan perhatian korban hingga menemukan waktu yang tepat untuk diberikan sugesti.
"Biasanya pelaku itu mengalihkan perhatian dengan mengajak ngobrol secara intens, sehingga dia pegang gelombang otak target untuk memanipulasi pikiran targetnya," ucap Ratna.
"Saat seseorang sudah berhasil diberikan sugesti-sugesti dan tidak melawan, maka sudah pasti orang tersebut bisa dikendalikan," imbuhnya.
Baca Juga: Di Balik Kesaktian Keris Kyai Carubuk Sunan Kalijaga Bikin Lawan Klepek-Klepek, Bisa Hipnotis Musuh?
Menurut hasil penelitian, disebutkan bahwa hipnotis bisa dilakukan melalui gelombang suara. Hal ini menjadi mungkin, mengingat adanya audiohipnoterapi yang dilakukan untuk penyembuhan pasien yang trauma atau mengalami gangguan kecemasan (anxiety).
Meski begitu, keberhasilan hipnotis melalui telepon bergantung pada kondisi psikologis korban dan keahlian pelaku. Tidak semua orang rentan terhadap teknik ini, terutama mereka yang memiliki kewaspadaan tinggi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kejahatan dan Penipuan Bisnis Garam Ruqyah Dibongkar Ferry Irwandi: Nilai Omsetnya Capai 4,4 Miliar Rupiah!
Dewa Budjana Bongkar Penipuan Modus WhatsApp, Gitaris GIGI: Bukan Nomor Saya!
Bongkar Sisi Lain Isa Zega, Yolo Ine Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Hingga Shandy Purnamasari Jadi Korban, Dituding Tindakan Kriminal!
Waspada Penipuan Berkedok Arisan, Jelang Lebaran Puluhan Warga Jember Tertipu hingga 3 Miliar Rupiah
Kirana Larasati Layangkan Laporan Kriminal! Humas Polres Jaksel Beberkan Kronologi Adanya Kasus Dugaan Penipuan Pakai Modus Tak Terduga
Tak Terima Duit Ditilep Habis-Habisan! Sejumlah Penggemar Aldy Maldini Menuntut Pertanggungjawaban Atas Dugaan Kasus Penipuan Oleh Eks Penyanyi CJR