Kamis, 4 Juni 2026

Jatim Catatkan Prevalensi Stunting Terendah Kedua Secara Nasional dan Terendah Pertama di Pulau Jawa

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Mei 2025 | 17:06 WIB
Prevalensi stunting di Jawa Timur turun sebesar 3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnhya. (Dok SSGI Kemkes RI)
Prevalensi stunting di Jawa Timur turun sebesar 3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnhya. (Dok SSGI Kemkes RI)

SketsaNusantara.id - Pengentasan stunting di Provinsi Jawa Timur cukup berhasil. Bahkan, prevalensi sunting di Jawa Timur turun menjadi 14,7 persen. Cukup drastis lantaran pada 2023 lalu, prevalensi stunting di Jatim mencapai 17,7 persen.

Data tersebut didapat dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dikeluarkan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemkes RI).

Bahkan, secara nasional, Jawa Timur ditetapkan sebagai provisi terbaik kedua setelah Bali. Dalam hal ini, prevalensi stunting di Bali hanya mencapai 8,7 persen.

Baca Juga: Curhatan Lawas Argo Ericko Viral, Mahasiswa UGM yang Tewas Kecelakaan Ini Pernah Ceritakan Perjuangan Sang Ibu Berjualan Kue untuk Menyambung Hidup

Berdasar rilis tersebut, Jawa Timur ditetapkan sebagai Provinsi terbaik kedua secara nasional. Namun, menjadi provinsi dengan prevalensi terbaik di pulau Jawa.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa ada banyak cara yang telah dilakukan Pemprov Jatim dalam menekan angka stunting.

"Kami melakukan perhatian penuh pada seribu hari pertama kehidupan," ungkapnya menyebutkan salah satu cara.

Baca Juga: Masih Ribut di Pengadilan! Kuasa Hukum Lisa Mariana Tegaskan Satu Hal Jika Ingin Masalahnya dengan Ridwan Kamil Segera Rampung: Sekali Lagi...

Namun, hal itu dapat direalisasikan dengan lebih dulu membentuk tim percepatan penurunan stunting.

Tak hanya itu, Khofifah juga mengaku bahwa pihaknya membentuk forum peningkatan konsumsi ikan. Namun, perlu kerja cerdas guna meningkatkan keberhasilan dengan menggunakan cara serupa.

Oleh karena itu, pada periode keduanya ini, banyak hal yang akan dikembangkan. Khofifah menyebut, banyak aspek yang perlu diperbaiki pada sejumlah program pengentasan angka tunting di Jawa Timur.

Baca Juga: UGM Gelar Wisuda, Netizen Cari Pemilik Akun Ci_Ccu hingga Pasang Poster Wanted Christiano Tarigan: Justice For Argo

Tak ingin tinggal diam. Ke depan, pihaknya juga bakal berupaya lebih giat lagi, dengan berbagai program, guna menekan angka stunting.

"Yang sudah baik (program, Red) kami kembangkan. Yang belum, kami perbaiki," ulasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X