Minggu, 19 Juli 2026

Gembleng Militansi Mahasiswa, STIT-UW Jombang Gelar LKMM

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Selasa, 20 Mei 2025 | 18:10 WIB
Para peserta sedang serius menyimak pemaparan dari pemateri. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Para peserta sedang serius menyimak pemaparan dari pemateri. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Urwatul Wutsqo (STIT-UW) Bulurejo, Diwek, Jombang menggelar Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM). Ada 28 peserta mengikuti kegiatan ini, Selasa 20 Mei 2025. Acara digelar oleh oleh Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM).

LKMM dijadikan agenda pertama setelah pelantikan pengurus BEM pekan lalu. "Meski penyusunan progam kerja masih pekan depan," ujar Dia Ayu Rismawati, Presiden BEM STIT-UW.

Baca Juga: PMII Jombang Siap Kawal RPJM: Sorotan terhadap Konsistensi Pemerintahan dan Visi Kepemimpinan Baru

Mahasiswi asal Bojonegoro ini mengakui LKMM dijadikan program peningkatan kompetensi pengurus BEM. "Terutama dalam mengemban tugas untuk merealisasikan program kerja nanti," ujarnya.

Para peserta LKMM, lanjutnya, merata dari semua tingkatan. "Ada yang semester dua, empat maupun enam, kalau semester delapan sudah fokus menyelesaikan skripsi," imbuhnya.

Ada beberapa materi yang diberikan dalam LKMM. Mulai dari keorganisasian, kebangsaan, kepemimpinan, manajemen, komunikasi dan kemahasiswaan.

Baca Juga: Bangga! Ribuan Alumni FKG UNEJ Hadiri Kongres PDGI ke-28 dan Sepakat Donasi untuk Bantu Mahasiswa

Salah satu narasumber Aris Setiawan memaparkan pentingnya wawasan kebangsaan dalam benak mahasiswa. "Karena lndonesia adalah negara kepulauan dengan keberagaman," ujarnya.

Dosen asal Blitar ini mendorong peserta untuk bela negara. "Makna bela negara bukan hanya angkat senjata, tapi juga bisa angkat pena, angkat suara dan tindakan nyata," imbuhnya.

Dia berpesan agar kampus dijadikan sebagai laboratorium nilai-nilai kebangsaan. "Sehingga nantinya bisa menjunjung toleransi, inklusivitas dan semangat gotong royong," tambahnya.

Baca Juga: LPMPP UNEJ Gelar Kegiatan Pre Departure Briefing, Persiapkan Mahasiswa Sukses Berkegiatan di Luar Negeri

Hal senada disampaikan Sholikin. Narasumber ini mendorong peserta mengimpelementasikan komunikasi yang efektif. "Baik di tahap perencaaan, pelaksanaan sampai evaluasi," ujarnya.

Mahasiswa modern, lanjutnya, dituntut mampu mengidentifikasi informasi yang masuk. "Sehingga tidak mengalami kesalahan saat mengambil kebutuhan," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X