Namun hal itu menjadi menjadi kewenangan uskup diosesan atau kepala biara masing-masing, bukan tanggung jawab Kardinal Tagle secara langsung, terutama sejak penunjukannya untuk posisi penuh waktu di Kuria Roma.
Isu ini tentu menjadi sorotan menjelang konklaf dan dapat mempengaruhi pandangan para kardinal elektor terhadap Kardinal Tagle.
Meskipun demikian, saat ini isu tersebut masih berupa tuduhan dari sebuah kelompok pemerhati dan belum ada bukti konkret yang mendukung keterlibatan langsung Kardinal Tagle dalam kasus pelecehan seksual.
AFP tidak menemukan dokumen keterlibatan Tagle yang dimaksud oleh Konferensi Waligereja Filipina (CBCP) dan keuskupan Manila hingga saat ini juga tak merespon isu tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kehilangan Tokoh Kemanusiaan, Nasaruddin Umar Sedang Mengupayakan Pergi ke Vatikan untuk Paus Fransiskus
Apa Itu Deklarasi Istiglal Paus Fransiskus dan Nasaruddin Umar, Bagaimana Kelanjutannya Usai Sang Pope Meninggal Dunia?
Misi Duka ke Vatikan: Jokowi dan Tokoh Nasional Diutus Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus
Kenapa Paus Fransiskus Dimakamkan dengan 3 Peti? Ini Makna Mendalam di Balik Tradisi Pemakaman yang Penuh Simbol
Israel Hapus Ucapan Duka atas Wafatnya Paus Fransiskus: Kritik soal Gaza hingga Tuduhan Genosida Jadi Akar Ketegangan
Alasan Kenapa Jokowi Ditunjuk Prabowo Wakili Indonesia di Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan