Kamis, 4 Juni 2026

Donald Trump Naikkan Tarif 32 Persen untuk Indonesia, Jusuf Kalla Sebut Indonesia Tak Perlu Khawatir

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Minggu, 6 April 2025 | 06:00 WIB
Jusuf Kalla saat terangkan efek tarif Trump naik 32 persen untuk Indonesia. (Tangakapan layar YouTube KOMPASTV )
Jusuf Kalla saat terangkan efek tarif Trump naik 32 persen untuk Indonesia. (Tangakapan layar YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id - Donald Trump baru saja mengeluarkan kebijakan terkait tarif impor sebesar 32% untuk beberapa produk yang akan berlaku mulai tanggal 9 April 2025.

Kebijakan tarif Trump ini mendapatkan perhatian dari pengusaha sekaligus mantan wakil presiden RI ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla.

Menurut Jusuf Kalla, pengenaan tarif impor sebesar 32% oleh Trump terhadap produk Indonesia akan memberikan tekanan pada perekonomian Indonesia, namun tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Prabowo Subianto vs Donald Trump, Aktivis Dandhy Laksono: di Indonesia Semua Dipangkas Kecuali...

Jusuf Kalla menekankan bahwa kebijakan tarif ini akan memberikan tekanan pada perekonomian Indonesia, terutama pada sektor ekspor namun juga tak perlu khawatir karenanya.

Ia menjelaskan hitung-hitungan soal dampak kebijakan tarif yang dikeluarkan Trump tersebut dengan mencontohkan produk sepatu Nike.

Ia mencontohkan jika harga sepatu Nike di Indonesia dengan harga $15-20, sementara harga jual di Amerika akan mencapai $50-70.

Baca Juga: Trump Bekukan Bantuan HIV: WHO dan Indonesia Siap Hadapi Krisis Kesehatan?

Untuk itu, jika kemudian menggunakan tarif pajak 32 persen harga di Indonesia maka diperkirakan harga otomatis akan naik sekitar 6 persen dan efeknya akan bisa naik mencapai 10 persen di Amerika.

"Jadi efeknya itu kira-kira 10 persen," jelas Jusuf Kalla terkait efek pajak 32 persen yang baru diberlakukan Trump untuk Indonesia dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Lalu siapa yang bayar semua ini? Yang bayar semua ini adalah konsumen dan pengusaha Amerika," imbuhnya.

Baca Juga: Viral Gibran Rakabuming Raka Disebut Ikut Andil Selamatkan Warga Amerika Saat Kebakaran hingga Donald Trump Beri Pujian

"Jadi efeknya itu tak segegap gempita apa yang dikenakan," tegasnya

"Efeknya itu tak besar untuk Indonesia, kenapa ? Karena tidak mungkin Amerika tidak mungkin berhenti beli baju, tidak mungkin berhenti beli sabun, tidak mungkin berhenti beli sawit , sepatu atau sparepart," tegasnya lagi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X