SketsaNusantara.id - Donald Trump baru saja mengeluarkan kebijakan terkait tarif impor sebesar 32% untuk beberapa produk yang akan berlaku mulai tanggal 9 April 2025.
Kebijakan tarif Trump ini mendapatkan perhatian dari pengusaha sekaligus mantan wakil presiden RI ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla.
Menurut Jusuf Kalla, pengenaan tarif impor sebesar 32% oleh Trump terhadap produk Indonesia akan memberikan tekanan pada perekonomian Indonesia, namun tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
Jusuf Kalla menekankan bahwa kebijakan tarif ini akan memberikan tekanan pada perekonomian Indonesia, terutama pada sektor ekspor namun juga tak perlu khawatir karenanya.
Ia menjelaskan hitung-hitungan soal dampak kebijakan tarif yang dikeluarkan Trump tersebut dengan mencontohkan produk sepatu Nike.
Ia mencontohkan jika harga sepatu Nike di Indonesia dengan harga $15-20, sementara harga jual di Amerika akan mencapai $50-70.
Baca Juga: Trump Bekukan Bantuan HIV: WHO dan Indonesia Siap Hadapi Krisis Kesehatan?
Untuk itu, jika kemudian menggunakan tarif pajak 32 persen harga di Indonesia maka diperkirakan harga otomatis akan naik sekitar 6 persen dan efeknya akan bisa naik mencapai 10 persen di Amerika.
"Jadi efeknya itu kira-kira 10 persen," jelas Jusuf Kalla terkait efek pajak 32 persen yang baru diberlakukan Trump untuk Indonesia dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Lalu siapa yang bayar semua ini? Yang bayar semua ini adalah konsumen dan pengusaha Amerika," imbuhnya.
"Jadi efeknya itu tak segegap gempita apa yang dikenakan," tegasnya
"Efeknya itu tak besar untuk Indonesia, kenapa ? Karena tidak mungkin Amerika tidak mungkin berhenti beli baju, tidak mungkin berhenti beli sabun, tidak mungkin berhenti beli sawit , sepatu atau sparepart," tegasnya lagi.
Artikel Terkait
Ucapan Selamat Prabowo ke Trump, Dorong Penguatan Kemitraan demi Stabilitas Dunia
Hary Tanoesoedibjo Pamer Momen Hadiri Acara Kemenangan Donald Trump di Amerika Serikat, Bikin Salfok Netizen: Sejak Kapan Mereka Berteman?
Profil Hary Tanoesoedibjo, Politisi dan Crazy Rich Indonesia yang Dekat dengan Donald Trump, Pernah Dituding Melanggar Hukum Gara-Gara Ini
6 Poin Perbincangan Prabowo dengan Donald Trump via Telepon, Sampaikan Selamat ke Presiden AS Terpilih hingga Bahas Insiden Penembakan saat Kampanye
Jared Kushner Disebut Prabowo saat Telepon Donald Trump, Ini Profil Mantan Penasihat Presiden AS yang Kontroversial ketika Tangani Timur Tengah