Kamis, 4 Juni 2026

Nahas! Diduga Kepalanya Kebentur Batu, Pemuda 20 Tahun di Ditemukan Tewas Saat Mandi di Air Terjun Desa Karangbayat Jember

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 16:49 WIB
Proses evakuasi korban yang meninggal dunia terkena batu saat mandi di air terjun (Dok. Polsek Sumberbaru Tanggul)
Proses evakuasi korban yang meninggal dunia terkena batu saat mandi di air terjun (Dok. Polsek Sumberbaru Tanggul)

SketsaNusantara.id- Seorang pemuda di Jember bernama Hariri (20) tewas tenggelam saat mandi di Air Terjun Desa Karangbayat. Korban tewas diduga akibat kepalanya terbentur batu lalu tenggelam terseret arus saat asyik mandi bersama teman-temannya.

Korban kemudian ditemukan tewas di sungai Dusun Congapan, Kecamatan Pasrujambe, Jember. Korban diketahui merupakan warga asal Desa Sembon, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang yang sedang mondok di pondok pesantren Ali Baalawi Kencong.

Menurut kanit Reskrip Polsek Sumberbaru, Aiptu Susanto, awalnya korban bersama teman-temannya berbuka bersama di rumah temannya yang bernama Soleh warga Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada Minggu 23 Maret 2025.

Baca Juga: Geger! Bayi Baru Lahir Ditemukan di Semak-Semak Persawahan Jember, Begini Kondisinya

“Mereka bakar ayam dan makan bersama hingga sahur bersama di sana sekitar 12 orang,” katanya, Senin 24 Maret 2025.

Lebih lanjut kata Susanto, pada hari Senin 24 Maret 2025, tepatnya pukul 08:00 WIB, Hariri (korban) bersama dengan Hasan, Rizal dan Faiz diajak oleh Sultan Zaki untuk mandi di sungai. Sementara yang lainnya menunggu di pinggir sungai.

“Pada saat mandi, mereka lompat-lompatan di tebing,” ujar Susanto.

Baca Juga: Demo di Jember Hari Ini, Seruan Aksi Tolak UU TNI Viral di Media Sosial, Berikut 8 Tuntutan Demonstran kepada Pemerintah dan DPRD Jember

Kata Sutanto, pada saat lompatan yang ketiga kalinya, kepala korban terbentur batu hingga tak sadarkan diri dan tenggelam terseret arus.

Sultan Zaki sempat berusaha untuk menolong, tapi dikarenakan arusnya cukup deras, korban terlepas.

Hariri akhirnya tenggelam dan ikut arus air. Saat ditemukan, Hariri ternyata sudah tak bernyawa.

“Temannya berusaha menolong, tapi dikarenakan arus air cukup deras, korban terlepas. Korban tenggelam dan ikut arus air,” papar Susanto.

Baca Juga: Selamat! Bupati Jember Gus Fawait Kembali Terpilih Jadi Ketua Tidar Jawa Timur Periode Kedua

“Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tambah Susanto.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X