Kamis, 4 Juni 2026

Pemprov Jatim Instruksikan Program MBG Berjalan di Jember, Ketua DPRD Halim: Ada Potensi Tambahan Alokasi Anggaran

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Jumat, 7 Maret 2025 | 16:17 WIB
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim saat memimpin rapat. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim saat memimpin rapat. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )

SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, untuk bisa segera memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menindaklanjuti arahan tersebut, DPRD Jember akan membahas kesiapan anggaran MBG di APBD Perubahan 2025.

"Sesuai dengan arahan Gubernur dan pemerintah pusat, prinsipnya kita tetap linier dan tegak lurus. Termasuk titik poinnya pada program MBG ini," ujar Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, saat dikonfirmasi, Jumat 7 Maret 2025.

Baca Juga: Pasien di RSD dr Soebandi Tak Bisa Pulang Terkendala Data BPJS, Anggota DPRD Jember Turun Tangan

Halim mengatakan, program MBG ini telah dilaksanakan oleh 102 negara termasuk India, yang diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"MBG ini diharapkan bisa berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi di Jember, salah satunya serapan tenaga kerja," jelasnya.

Sebab, saat ini Jember menduduki posisi kedua se Jawa Timur dengan tingkat penduduk miskin.

Baca Juga: Jalan Rusak di Jalur Rambipuji-Puger Mulai Dikerjakan, Komisi C DPRD Jember Awasi Pengerjaannya

"Maka implementasi program MBG berjalan di Jember bisa lebih mensejahterakan masyarakat," imbuhnya.

Halim menjelaskan, jika melihat data angka pertumbuhan ekonomi di Jember masih sekitar 4,95 persen dan ini jauh dari pertumbuhan Jatim.

"Dengan adanya MBG ini bisa berdampak pada pertumbuhan di atas 6-7 persen," terangnya.

Baca Juga: Masyarakat Kepanjen Turun Jalan, Desak DPRD Jember Hentikan Aktivitas Produksi dan Cabut Izin Industri Tambak Udang di Pesisir Selatan

Terkait pelaksanaan MBG, Halim menerangkan jika menjadi kewenangan dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah tetap memberikan support.

"Jadi support yang diberikan oleh Pemda ini, berupa ketersediaan fasilitas dan infrastruktur dapur sehatnya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X