SketsaNusantara.id - Gus Miftah kembali tampil di layar kaca pasca polemik penghinaan kepada pedagang es teh yang terjadi beberapa waktu lalu.
Di bulan Ramadhan ini, Gus Miftah memiliki sebuah program dakwah yang tayang di stasiun televisi BTV.
Program bulan Ramadhan Gus Miftah ini bertajuk "Gema Ramadan" yang tayang setiap hari pukul 04.30 WIB.
Dalam dakwahnya, Gus Miftah sempat menanggapi soal tagar Kabur Aja Dulu yang ramai beberapa waktu lalu.
Tagar ini viral setelah banyak masyarakat yang menyadari beragam kasus yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.
Dalam ceramahnya, Gus Miftah memberikan pendapat yang berbeda dalam menyikapi tagar tersebut.
Mantan Utusan Khusus Presiden RI bidang Kerukunan Agama dan Pembinaan Sarana Keagamaan ini seakan tak setuju dengan seruan tagar tersebut.
Karena katanya, mencintai negara termasuk salah satu iman.
"Mencintai negara itu bagian dari iman. Kalau kita melihat ketidakberesan dan meninggalkan, di mana tanggung jawab kita sebagai anak bangsa?," katanya, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @pengajiangusmiftah.
Dikatakan Gus Miftah bahwa pembangunan bangsa juga termasuk kewajiban masyarakat, tak hanya pemerintah saja.
"Bukankan membangun bangsa ini tidak hanya kewajiban pemimpin dan pemerintah, tapi semua anak bangsa dengan kapasitas dan caranya masing-masing," ucapnya.
Artikel Terkait
Gus Miftah Pamer Pamor Pengajiannya Ramai Jamaah Usai Polemik Pedagang Es Teh: Salah Orang...
Perdana Tampil Setelah Vakum, Gus Miftah Kembali Banjir Nyinyiran Saat Isi pengajian, Disebut Lebay dan Tukang Drama
Dihujat Lagi, Netizen Serang Pengajian Terbaru Gus Miftah setelah Sebulan Vakum Gara-gara Hal Ini
Gus Miftah Perdana Muncul Pasca Sebulan Vakum, Sering Menangis dan Sampaikan Hal Ini saat Dakwah di Ponpes Ora Aji
Shin Tae Yong Didepak PSSI, Netizen Iseng Bikin List Daftar Calon Pelatih Timnas Indonesia, Ada Kim Jong Un hingga Gus Miftah, Kok Bisa?